Traveloka PHK Karyawan, Tetap Rekrut Pegawai Ahli AI hingga Data

Katadata/Desy Setyowati
Konferensi pers Traveloka Travel The World Fair 2024 di Central Park, Jakarta
Penulis: Rahayu Subekti
5/2/2026, 16.51 WIB

Traveloka melakukan Pemutusan Hubungan Kerja atau PHK sebagai bagian dari penyesuaian organisasi agar dapat tumbuh berkelanjutan. Namun perusahaan tidak memerinci jumlah karyawan yang dipecat maupun divisinya.

“Langkah ini sekaligus memperkuat kapabilitas dan pemanfaatan teknologi ke depan,” kata juru bicara Traveloka dalam keterangan pers yang Katadata.co.id, Kamis (5/2).

Traveloka mengatakan keputusan untuk melakukan PHK tidaklah mudah. Namun penyesuaian ini memungkinkan startup jumbo ini untuk tetap berfokus dan berinvestasi bagi para pengguna dan masa depan perusahaan.

“Kami juga tetap melanjutkan rekrutmen di berbagai fungsi, khususnya di bidang kecerdasan buatan (AI), data, produk, dan engineering di Indonesia, Singapura dan Tiongkok,” ujar dia.

Pekerjaan yang Makin Dibutuhkan 5 Tahun ke Depan (Katadata)

Traveloka memindahkan kantor pusat ke Singapura pada medio tahun lalu. Namun penyedia platform pariwisata digital alias online travel agent (OTA) ini mengatakan operasional di Indonesia tidak berubah.

“Hingga saat ini, tidak ada yang berubah dalam operasional kami di Indonesia sejak awal kami berdiri hingga berkembang di sini. Kami tetap berkomitmen untuk terus mendukung industri pariwisata di Indonesia melalui kemitraan komersial dengan berbagai pelaku usaha perjalanan, mulai dari skala kecil, menengah, hingga besar,” kata narasumber Traveloka kepada Katadata.co.id, pertengahan tahun lalu (4/6/2025).

“Operasional kami didukung hampir 2.000 karyawan yang berkantor di Traveloka Campus, BSD, Tangerang. Kami juga terus melakukan perekrutan talenta-talenta ahli sebagai bagian dari upaya kami dalam mendorong inovasi berkelanjutan perusahaan,” ia menambahkan.

Pada 2021, Traveloka memperkenalkan kantor pusat yakni Traveloka Campus di BSD Green Office Park, BSD City, Kabupaten Tangerang. Namun kini, dalam siaran pers terbaru, perusahaan menyebutkan kantor pusat berada di Singapura.

“Berkantor pusat di Singapura, Traveloka kini sepenuhnya memasuki pasar Jepang untuk menyediakan solusi perjalanan komprehensif yang dilokalkan dan dirancang khusus bagi wisatawan Jepang,” demikian dikutip dari keterangan pers.

Perusahaan yang berdiri di Jakarta, Indonesia, pada 2012 itu melayani 40 juta pengguna aktif per bulan. Aplikasinya sudah diunduh lebih dari 140 juta kali secara global. Traveloka beroperasi di delapan negara, termasuk Jepang.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Rahayu Subekti, Desy Setyowati