ChatGPT Work dan Microsoft Outlook Sempat Terganggu, Ribuan Pengguna Terdampak
OpenAI dan Microsoft mengalami gangguan pada sejumlah produk utama mereka, pada Selasa (1/9). Ribuan pengguna terdampak, namun belum ada laporan yang mengaitkan kedua gangguan tersebut.
OpenAI melaporkan gangguan pada ChatGPT Work, agen kecerdasan buatan (AI) untuk kebutuhan perusahaan. Layanan tersebut mengalami peningkatan error dan keterlambatan respons selama sekitar tiga jam.
Sementara itu, Microsoft menghadapi masalah pada Exchange Online. Layanan berbasis cloud ini menyediakan berbagai fungsi untuk pengelolaan email, kalender, kontak, dan tugas.
“Pengguna di berbagai paket langganan mungkin tidak dapat memulai atau melanjutkan tugas di ChatGPT Work. Kami terus berupaya menerapkan langkah-langkah mitigasi,” kata OpenAI dalam halaman status layanannya, seperti dikutip CNBC.
Gangguan tersebut juga dilaporkan oleh pengguna. Pada Selasa pukul 01.24 WIB, lebih dari 1.100 pengguna melaporkan masalah pada produk OpenAI melalui Downdetector. Situs tersebut memantau laporan gangguan dari pengguna berbagai layanan daring.
Pada waktu yang hampir bersamaan, laporan gangguan terhadap Microsoft Outlook di Downdetector mendekati 4.600 pengguna.
“ChatGPT Work sedang tidak berfungsi saat ini. Maaf atas ketidaknyamanan ini. Kami sedang mengupayakan perbaikannya,” kata ChatGPT OpenAI melalui akun mereka di X.
OpenAI memperkenalkan ChatGPT Work pada Juli. Produk tersebut merupakan agen AI untuk perusahaan yang dirancang untuk membantu pekerja menangani berbagai tugas kompleks.
ChatGPT Work bersaing dengan Claude Cowork milik Anthropic. Layanan OpenAI tersebut dapat membantu pengguna membuat presentasi, aplikasi web, lembar kerja, dan dokumen. Agen ini juga dirancang untuk mengerjakan proyek yang membutuhkan beberapa tahapan.
Gangguan Microsoft Outlook Terjadi pada Exchange Online
Di sisi lain, gangguan Microsoft terjadi pada Exchange Online. Microsoft mengatakan pengguna mengalami penurunan kinerja pada sejumlah fitur layanan tersebut.
“Kami telah mengonfirmasi bahwa pengguna mungkin mengalami penurunan kinerja pada berbagai fitur Exchange Online. Kami sedang meninjau data telemetri layanan dan data diagnostik untuk mengidentifikasi sumber masalah,” kata Microsoft melalui akun resminya di X.
OpenAI dan Microsoft memiliki hubungan bisnis yang cukup erat. Microsoft pertama kali menginvestasikan US$1 miliar ke OpenAI pada 2019. Investasi tersebut memberi Microsoft posisi awal dalam perkembangan teknologi AI, sekitar tiga tahun sebelum OpenAI meluncurkan ChatGPT.