Debut IPO, Saham Konglomerat Djoko Susanto (BLOG) Lompat hingga ARA 24,8%

PT Trimitra Trans Persada Tbk (BLOG)
PT Trimitra Trans Persada Tbk (BLOG)
10/7/2025, 09.12 WIB

PT Trimitra Trans Persada Tbk (BLOG) resmi mencatatkan saham perdana atau initial public offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, Kamis (10/7). Perusahaan milik milik konglomerat Djoko Susanto ini menjadi emiten ke-20 di bursa pada 2025.

Emiten yang bergerak di bidang transportasi dan logistic ini memiliki afiliasi dengan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) dan Alfamidi lewat PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI). Pada debut perdananya, saham BLOG dibuka menembus batas atas atau Auto Reject Atas (ARA) melesat 24,80% ke level Rp 312 per lembar. 

Volume saham yang diperdagangkan tercatat 182,80 ribu dengan nilai transaksinya Rp 57,03  juta. Lalu frekuensi perdagangannya tercatat sebanyak 605 kali. Adapun kapitalisasi pasar Trimitra Trans Persada pagi ini senilai Rp 1,05 triliun.

Dalam penawaran umum perdana saham atau initial public offering/IPO, perusahaan mematok harga IPO Rp 250 dari rentang Rp 240-270 per lembar.  

Selain itu, dalam aksi korporasi ini, perusahaan melepas sebanyak 563,2 juta saham baru, yang setara dengan 16,67% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO. Dari aksi ini, perusahaan bakal meraup dana segar hingga Rp 140,81 miliar. Adapun BLOG menunjuk BCA Sekuritas selaku penjamin pelaksana emisi efek.  

Direktur Utama Trimitra Trans Persada, Maickel Tilon, mengatakan langkah ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat posisi B-LOG di industri logistik Indonesia. 

"Melalui IPO ini, kami berharap dapat memperkuat jaringan distribusi dan menambah kapasitas gudang kami, terutama untuk melayani kebutuhan pasar baru di Indonesia," kata Maickel di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (10/7).

Ia mengatakan perseroan berencana memperluas jaringan ke berbagai wilayah baru dengan membangun fasilitas gudang tambahan sebagai langkah penetrasi ke pasar-pasar potensial melalui aksi korporasi ini. 

Menurutnya, IPO  akan memperkuat posisi BLOG sebagai penyedia layanan logistik terintegrasi atau third-party logistics (3PL), dengan dukungan armada dan jaringan distribusi yang luas di seluruh Indonesia.  Saat ini, BLOG mengoperasikan lebih dari 3.200 armada aktif dan memiliki 124 titik operasional yang tersebar di 47 kota dan 23 provinsi. 

Jaringan ini memungkinkan perusahaan melayani berbagai sektor, termasuk barang konsumsi cepat saji (FMCG) hingga distribusi ritel lainnya. Dalam menjalankan usahanya, BLOG mengadopsi model berbasis kepemilikan aset. Fasilitas logistik yang dimiliki dilengkapi dengan berbagai jenis gudang dan kendaraan, baik untuk produk kering (dry) maupun produk bersuhu dingin (cold).  

Kombinasi fasilitas dan armada ini memungkinkan perusahaan menangani distribusi berbagai jenis produk, mulai dari barang yang memerlukan rantai pendingin (cold chain product) hingga produk umum yang tidak membutuhkan penanganan suhu khusus.

Di samping itu, Sekretaris Perusahaan BLOG Wanny Wijaya menyampaikan, sekitar 67% dana hasil IPO akan disalurkan sebagai tambahan modal untuk anak usaha, PT Simpan Sini Aja (SSA). 

Dana ini akan digunakan untuk memperluas bisnis SSA melalui pembangunan tiga fasilitas gudang pendingin di Tangerang, Pontianak, dan Makassar, masing-masing dengan spesifikasi suhu berbeda, yakni beku (frozen), dingin (chiller), dan suhu ruang (ambient).

Sementara itu, sekitar 33% dana hasil IPO akan digunakan untuk pembelian 75 hingga 100 unit truk ringan yang akan dilengkapi dengan karoseri cold maupun dry. 

“Perseroan memiliki sendiri Armada dan fasilitas gudang, untuk mengendalikan secara penuh kualitas layanan, ketepatan waktu pengiriman, dan efisiensi biaya logistik tanpa tergantung pihak ketiga” ujar Wanny dalam keterangan resminya, Senin (23/6). 

Trimitra Trans Persada atau dikenal dengan merek B-LOG, adalah perusahaan yang bergerak di bidang layanan logistik terintegrasi di Indonesia. B-LOG menyediakan solusi logistik lengkap yang mencakup manajemen transportasi dan pergudangan, yang spesifikasinya pada sektor cold chain logistics. 

Perusahaan tersebut terus mengembangkan infrastrukturnya untuk memenuhi kebutuhan pasar yang terus berkembang, dengan memberikan layanan terbaik untuk pelanggan 828 dari berbagai sektor industri, seperti rite!, FMCG, dan F&B.




Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Nur Hana Putri Nabila