Proyeksi Rebalancing FTSE Februari 2026: BRMS, PANI, BUMI, PTRO Masuk?

Nur Hana Putri Nabila
9 Januari 2026, 13:20
FTSE, rebalancing FTSE, CGS international, bumi, brms, pani
ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/bar
Ilustrasi.
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Sejumlah saham diproyeksikan bakal masuk ke dalam Financial Times Stock Exchange (FTSE) Russell dalam rebalancing Februari 2026. 

CCGS International Sekuritas Indonesia meramalkan saham-saham yang berpotensi masuk, baik dalam FTSE Large maupun FTSE Middle Cap, antara lain PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC), PT MD Pictures Tbk (FILM), dan PT Indah Kapuk Dua Tbk (PANI).

Kemudian ada saham emiten Grup Bakrie PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dan PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), serta saham emiten Prajogo Pangestu, PT Petrosea Tbk (PTRO), Di sisi lain,  PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) berpotensi didepak dari indeks bergengsi itu. 

Menurut CGS International Sekuritas Indonesia, FTSE dijadwalkan menyampaikan pengumuman pada 20 Februari 2026 pada sore hari waktu Indonesia. Keputusan itu akan mulai berlaku pada penutupan perdagangan 20 Maret 2026, dengan tanggal efektif yang akan diumumkan kemudian.

CGS International menilai hasil evaluasi telah bersifat final, seiring berakhirnya periode pengamatan pada 25 Desember 2025. Dengan demikian, ruang perubahan terhadap hasil pengumuman dinilai relatif terbatas.

“Variabel dalam prediksi kami hanyalah seberapa besar FTSE akan menaikkan batas kapitalisasi pasarnya,” demikian tertulis dalam keterangannya, Jumat (9/1).

Apabila menilik harga sahamnya pada perdagangan penutupan sesi pertama siang ini, Jumat (9/1), IMPC turun 5,19% ke Rp 3.650 dan kapitalisasi pasarnya mencapai Rpp 200,41 triliun. Emiten kongsi Sugianto Kusuma atau Aguan dan Grup Salim, PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) juga tengah turun 4,44% ke Rp 11.300 dan kapitalisasi pasarnya sebesar Rp 204,72 triliun. 

Sementara itu, saham BUMI naik 3,48% ke Rp 476 dengan kapitalisasi pasar yang sudah mencapai Rp 176,76 triliun. BRMS naik 1,24% ke Rp 1.220 dengan kapitalisasi pasarnya Rp 172,98 triliun, sedangkan PT Petrosea Tbk (PTRO) turun 1,83% ke Rp 12.050 dengan kapitalisasi pasar sebesar Rp 121,54 triliun.

Adapun saham FILM yang kini tengah disuspsensi bursa karena harga sahamnya melejit 655,92% dalam enam bulan terakhir. Sahamnya bertengger di  harga Rp 14.500, sedangka kapitalisasi pasarnya mencapai Rp 157,87 triliun.

Sedangkan SMGR yang disebut berpotensi terdepak, sahamnya naik 0,38% ke Rp 2.620 dengan kapitalisasi pasar sebesar Rp 17,69 triliun.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Nur Hana Putri Nabila
Editor: Agustiyanti

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...