IHSG Sesi I Turun 0,29%, Saham Ritel Minimarket MIDI, AMRT, DNET Lesu
Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG ditutup turun 0,26% ke 8.374 pada perdagangan sesi pertama hari ini, Selasa (24/2). Sebanyam 237 saham menguat, 417 saham terkoreksi dan 162 saham tetap.
Data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan nilai transaksi saham siang ini sebesar Rp 12,70 triliun dengan volume 28,83 miliar saham dan frekuensi sebanyak 1,86 juta kali. Adapun kapitalisasi pasar IHSG siang ini sebesar Rp 15.110 triliun.
Seiring dengan itu, saham jaringan ritel atau minimarket modern seperti PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI), PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT), dan PT Indoritel Makmur Internasional Tbk (DNET).
Saham MIDI terpantau turun 3,73% ke Rp 310. AMRT juga terkoreksi 0,56% ke Rp 1.790 dan DNET tergelincir 2,22% ke Rp 8.825.
Hal itu usai pemerintah mulai menyusun ulang peta perdagangan ritel di desa. Kementerian Koperasi meminta jaringan ritel modern yang merupakan pengelola Alfamart dan Indomaret untuk tidak lagi menambah gerai baru di wilayah pedesaan. Imbauan juga berlaku untuk jaringan ritel modern lainnya.
Imbauan tersebut disampaikan Menteri Koperasi Ferry Juliantono sebagai bagian dari upaya memperkuat posisi Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih agar menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat desa. Pemerintah ingin koperasi mengambil peran utama dalam distribusi barang kebutuhan sehari-hari di tingkat lokal.
“Jadi saya pernah ketemu dengan yang punya retail modern yang sebelah sana, saya bilang stop bikin retail modern di desa, biarkan di desa itu si koperasi desa yang jualan retail barang-barangnya,” kata Ferry dalam kanal YouTube IDN Times.
Di samping itu, dari sebelas sektor yang ada di BEI, tujuh terpantau di zona merah. Sektor yang mencatat penurunan terbesar yakni konsumer siklikal yang tergelincir 1,51%. Adapun saham di sektor tersebut yang berada di zona merah yakni PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) turun 2,71% ke Rp 1.435.
Di sisi lain, bursa saham Asia bergerak bervariasi. Indeks Shanghai Composite naik 1,10% dan Nikkei tumbuh 0,94%. Sebaliknya Straits Times tergelincir 0,69% dan Hang Seng terkoreksi 2,18%.
Saham top gainers:
- PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) naik 2,59% ke Rp 1.585
- PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) naik 6,15% ke Rp 138
- PT Timah Tbk (TINS) naik 5,29% ke Rp 4.380
Saham top losers:
- PT Indospring Tbk (INDS) turun 14,90% ke Rp 1.770
- PT Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk (RMKO) turun 9,20% ke Rp 790
- PT Petrosea Tbk (PTRO) turun 5,26% ke Rp 6.750