Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup turun 3,54% ke level 6,094 pada perdagangan Kamis (21/5). Penurunan IHSG terjadi dalam 8 hari berturut-turut dan telah rontok lebih dari 15%.
Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG hampir anjlok menembus ke level 5.900 pada perdagangan saham intraday hari ini, Kamis (21/5). Pada pukul 13.35 WIB, IHSG kian merana dengan anjlok hingga 3,66%
Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG turun 2,76% atau 38,50 poin ke Rp 6.144 pada perdagangan sesi pertama, Rabu (20/5). IHSG merosot 28,94% sejak awal tahun.
Pasar saham Indonesia makin tertekan. Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG kini kembali ke zaman 2021 yang bertengger di level 6.000-an. IHSG sudah anjlok 28,94% sepanjang year to date (ytd)
Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG ditutup turun 0,82% atau 52,18 poin ke Rp 6.318 pada penutupan perdagangan hari ini, Rabu (20/5). Saham emiten tambang batu bara swasta makin terpuruk.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di zona hijau pagi ini tersengat sentimen positif dari pemotongan anggaran MBG. Ditambah lagi, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato soal ekonomi.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi bakal dibayangi pidato yang akan disampaikan oleh Presiden Prabowo. Pelaku pasar akan mencermati pidato Prabowo yang akan disampaikan di Gedung DPR RI
IHSG berpotensi melanjutkan koreksi setelah anjlok 3,46%, dengan analis memproyeksikan target support baru di level 6.307 berdasarkan analisis teknikal.
Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Sufmi Dasco Ahmad optimistis pasar modal RI akan terus bertumbuh didukung dengan meningkatnya jumlah investor di BEI.