Bank Jago (ARTO) Tunjuk Nicholas Tan Jadi Direktur Baru seusai Laba Terbang 115%
PT Bank Jago Tbk (ARTO) menunjuk Nicholas Tan sebagai direktur baru perseroan untuk masa jabatan 2026–2029 dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) ARTO 2026 yang digelar pada Rabu (7/5). Pengangkatan tersebut efektif setelah memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Direktur Utama Bank Jago, Arief Harris mengatakan, Nicholas akan mendapat peran lebih besar untuk mendorong pertumbuhan bisnis ritel perseroan pada fase berikutnya. “Kami percaya kehadiran Nicholas dapat memperkuat kepemimpinan Bank Jago di industri perbankan digital nasional,” ujar Arief dalam keterangan resmi, Rabu (7/5).
Nicholas adalah lulusan Brown University, Amerika Serikat, dan meraih gelar doktor dari University of Cambridge, Inggris. Ia memulai karier di industri teknologi finansial melalui OneConnect Financial Technology di Singapura pada 2018–2021, setelah sebelumnya bekerja di perusahaan rintisan dan konsultan bisnis.
Nicholas bergabung dengan Bank Jago pada Januari 2025 sebagai head of retail banking business. Perseroan menilai pengalaman Nicholas di sektor teknologi finansial akan mendukung pengembangan bisnis ritel berbasis digital yang tengah diperkuat Bank Jago.
Selain menyetujui pengangkatan Nicholas, RUPST juga mengesahkan laporan tahunan perseroan Tahun Buku 2025. Sepanjang tahun lalu, Bank Jago membukukan laba bersih setelah pajak sebesar Rp 276 miliar, naik 115% dibandingkan 2024 sebesar Rp 129 miliar.
Hingga akhir 2025, jumlah nasabah Bank Jago mencapai 18,2 juta, termasuk 14,2 juta nasabah funding pengguna aplikasi Jago. Dana pihak ketiga (DPK) tercatat naik 38% menjadi Rp 25,9 triliun, sedangkan penyaluran kredit tumbuh 38% menjadi Rp 24,3 triliun. Total aset perseroan mencapai Rp36,5 triliun atau meningkat 28% dibandingkan tahun sebelumnya.
Dengan pengangkatan tersebut, susunan direksi Bank Jago untuk periode 2026–2029 terdiri atas Arief Harris sebagai direktur utama; Tjit Siat Fun sebagai direktur kepatuhan, serta; Sonny C Joseph, Umakanth Rama Pai, Supranoto Prajogo, dan Nicholas Tan sebagai direktur.