Indonesian Investment Authority (INA) melakukan perombakan jajaran direksi dengan menunjuk sejumlah nama baru untuk mengisi posisi strategis di sovereign wealth fund (SWF) Indonesia tersebut. Salah satu sosok yang akan mengisi posisi baru adalah Direktur Utama Mandiri Sekuritas, Oki Ramadhana. 

Oki nantinya akan menggantikan posisi Ridha Wirakusumah menjadi Ketua Dewan Direktur. Selain Oki, Bloomberg melaporkan INA juga mengangkat mantan Direktur Utama BRI Danareksa Sekuritas Laksono Widodo sebagai chief investment officer (CIO). Adapun posisi kepala risiko disebut akan diisi mantan Direktur Bank Ina Perdana, Adhiputra Tanoyo.

Seiring dengan perpindahan tersebut Oki pun resmi meninggalkan jabatan Dirut Mandiri Sekuritas. Ia selanjutnya digantikan oleh Alex Widi Kristiono yang saat ini menjabat sebagai Direktur Risk Management and Operations. 

“Kami mengucapkan selamat kepada Oki Ramadhana atas ditunjuknya beliau sebagai Ketua Dewan Direktur INA, dan kami berharap beliau dapat menjalankan mandat ini dengan penuh amanah,” ujar Alex dalam pernyataan resmi yang dikutip Selasa (19/5). 

Menurut Alex, di bawah kepemimpinan Oki, Mandiri Sekuritas telah mencapai beberapa prestasi dan penghargaan, termasuk penobatan sebagai Sekuritas Terbaik tahun 2025 oleh Euromoney. 

Selain itu Mansek juga menjadi peringkat no. 1 League Table untuk Equity Brokerage tahun 2025 oleh Bloomberg. Adapun pertumbuhan nasabah retail yang cepat dan telah mencapai lebih dari 1.3 juta melalui digital trading platform Growin. 

Nama Oki Ramadhana sendiri bukan sosok baru di industri keuangan dan pasar modal. Pria kelahiran Jakarta, 28 Oktober 1971 itu telah menjabat sebagai Direktur Utama Mandiri Sekuritas sejak 6 September 2021. Selain itu, ia juga dipercaya menjadi Komisaris di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Karier Oki di industri jasa keuangan telah berlangsung lebih dari 20 tahun. Ia memulai perjalanan profesionalnya di Rothschild & Co Indonesia pada 1999 hingga 2004. Setelah itu, ia melanjutkan karier di Merrill Lynch sebagai Vice President pada periode 2004-2007.

Pengalamannya di lembaga keuangan global terus bertambah ketika bergabung dengan Goldman Sachs. Oki menjabat sebagai Executive Director Goldman Sachs Singapura pada 2008, lalu menjadi Executive Director Goldman Sachs Asia Pasifik pada 2009-2011.

Kariernya kemudian berlanjut di Morgan Stanley Indonesia dengan posisi Presiden Direktur pada 2011-2018. Setelah itu, ia memimpin HSBC Sekuritas Indonesia sebagai Presiden Direktur sekaligus Head of Investment Banking pada 2018-2021.

Nama Oki sebelumnya juga sempat masuk dalam bursa calon Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI). Para kandidat diketahui telah mengikuti fit and proper test di kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada Selasa (12/5).

Dari sisi pendidikan, Oki merupakan lulusan Hubungan Internasional Universitas Indonesia pada 1996. Ia kemudian meraih gelar Magister Administrasi Bisnis (MBA) dari University of Colorado, Amerika Serikat, pada 1998. Pada 2021, Oki menyelesaikan pendidikan doktoral di bidang Manajemen Stratejik di Universitas Indonesia.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Nur Hana Putri Nabila