IHSG Dibuka Turun ke Level 6.185 usai Gubernur BI Mundur, Saham BBCA-BMRI Merah
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka turun ke level 6.185 seusai mundurnya Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo. Indeks turun 0,65% ke Rp 6.156 pada perdagangan pukul 9.02 WIB.
Berdasarkan data bursa, volume perdagangan mencapai Rp 2,18 miliar, frekuensi perdagangan sebanyak 153 ribu kali transaksi, valuasi perdagangan senilai Rp 1,2 triliun dan kapitalisasi pasar sebesar Rp 10.835 triliun. Seiring dengan mundurnya Gubernur BI, harga saham bank-bank jumbo terpantau bergerak bervariasi.
Harga saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) turun 0,4% ke Rp 6.250 semtara harga saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) jusyru naik 0,34% ke Rp 2.970. Lainnya, harga saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) terkoreksi 0,73% ke Rp 4.100 dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) turun 0,57% ke Rp 3.500.
Mencermati gerak pasar hari ini, Branch Manager Panin Sekuritas Pondok Indah Elandry Pratama mengatakan pengunduran diri Gubernur BI berpotensi memicu tekanan jangka pendek terhadap IHSG karena menyangkut kepercayaan investor terhadap arah kebijakan moneter dan stabilitas makro.
Reaksi awal pasar kemungkinan berupa peningkatan volatility dan sikap risk-off, terutama jika belum ada kejelasan mengenai pengganti maupun arah kebijakan Bank Indonesia ke depan.
“Besarnya koreksi akan sangat bergantung pada respons pemerintah dan BI,” kata Elandry.
Menurut dia, jika komunikasi berjalan baik dan pasar segera mendapat kepastian mengenai kepemimpinan baru serta kesinambungan kebijakan, koreksi berpotensi terbatas di kisaran 1–2%. Namun, apabila ketidakpastian berlangsung lebih lama, tekanan bisa menjadi lebih dalam karena investor cenderung mengurangi eksposur terhadap aset berisiko.
Dari sisi arus dana asing, potensi net sell memang meningkat dalam jangka pendek karena investor asing umumnya sensitif terhadap isu kredibilitas institusi dan stabilitas kebijakan. Meski demikian, apakah net sell akan berlangsung deras atau hanya bersifat sementara tetap bergantung pada kecepatan pemerintah memberikan kepastian, serta kondisi eksternal seperti arah kebijakan The Fed dan risk appetite global.
Sebagai gantinya, Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti ditunjuk sementara sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur BI setelah Perry Warjiyo mengundurkan diri dari jabatannya. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan pemerintah telah menerima surat pengunduran diri Perry Warjiyo yang ditujukan kepada Presiden.
"Per kemarin secara resmi kami menerima surat pengunduran diri Bapak Gubernur BI kepada Presiden," kata Prasetyo Hadi dalam konferensi pers yang digelar Senin (27/7).
Prasetyo mengatakan pemerintah akan segera menindaklanjuti pengunduran diri tersebut melalui mekanisme administrasi sesuai ketentuan yang berlaku.