IHSG Berpeluang Naik Hari Ini, Saham UNTR, TINS dan BBRI jadi Rekomendasi Analis

Katadata/Fauza Syahputra
Layar digital yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (27/7/2026).
Penulis: Karunia Putri
14/9/2026, 05.51 WIB

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang naik pada perdagangan awal pekan ini, Senin (14/9). Seiring dengan itu, analis merekomendasikan saham PT United Tractors Tbk (UNTR), PT Timah Tbk (TINS) hingga PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI).

Tim riset BRI Danareksa Sekuritas memprediksi IHSG masih berpeluang naik hari ini. Dia menjelaskan, secara teknikal, IHSG membentuk hammer di area support 6.475–6.375 sekaligus bertahan di sekitar MA20 6.533, membuka peluang technical rebound.

“Kami memperkirakan IHSG berpeluang menguji resistance terdekat 6.600, dengan 6.700 sebagai resistance berikutnya; selama bertahan di atas 6.475, bias jangka pendek masih konstruktif,” seperti yang ditulis Tim Riset BRI Danareksa dikutip Senin (14/9).

Support merupakan area harga saham tertentu yang diyakini sebagai titik terendah pada satu waktu. Saat menyentuh support, harga umumnya akan kembali naik karena peningkatan pembelian.

Sedangkan resistance adalah tingkat harga saham tertentu yang dinilai sebagai titik tertinggi. Setelah saham menyentuh level ini, biasanya akan ada aksi jual cukup besar sehingga laju kenaikan harga tertahan.

Perhatian pasar akan fokus pada Federal Open Market Committee (FOMC) pada 15–16 September dengan probabilitas kenaikan Fed Rate 25 bps telah mencapai sekitar 85%+. Karena kenaikan sudah cukup priced-in, perhatian pasar akan bergeser ke guidance dan dot plot; stance yang lebih hawkish berpotensi kembali menekan UST yield, DXY, dan aset emerging market.

Tim riset Danareksa merekomendasikan saham PT United Tractors Tbk (UNTR), PT Timah Tbk (TINS) dan PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC). Sementara itu, Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta Utama mengatakan, secara teknikal, meskipun IHSG mengalami koreksi wajar pada akhir pekan lalu dan sudah menguji MA20, pergerakan IHSG sebenarnya masih membentuk struktur bullish. 

Berdasarkan indikator, MA20&60 berada dalam kondisi bullish crossover, sementara Stochastics KD dan RSI menunjukkan sinyal negatif. Selain itu, volume mengalami penurunan. 

Adapun untuk perdagangan hari ini, dia memproyeksikan IHSG cenderung variatif dan tidak menutup kemungkinan terhadap potensi rebound.

Nafan merekomendasikan saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dengan target harga ke level 3.350, 3.440 dan 3.570, PT Indosat Tbk (ISAT)dengan target harga ke level 2.520, 2.590 dan 2.980 serta PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) dengan target harga ke Rp 605, 620 dan 655.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Karunia Putri