IHSG Diramal Melemah Uji Level 6.000, Analis Jagokan Saham ENRG, ICBP, MBMA

Katadata/Fauza Syahputra
Layar digital yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (27/7/2026).
Penulis: Karunia Putri
2/10/2026, 06.33 WIB

IHSG atau Indeks Harga Saham Gabungan diramal melemah pada perdagangan, Jumat (2/10). Seiring dengan itu, analis merekomendasikan saham PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG), PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) hingga PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA).

Tim riset BRI Danareksa Sekuritas IHSG masih akan melanjutkan koreksi. Secara teknikal, IHSG masih berada dalam tekanan setelah menembus support Fibonacci 6.019 dan ditutup dekat level psikologis 6.000. 

“MACD masih menunjukkan bearish momentum, sehingga indeks berpotensi konsolidasi di area 6.000–6.200,” tulis tim riset BRI Danareksa Sekuritas, dikutip Jumat (2/10).

Level support berikutnya diperkirakan berada di 5.854 dan resistance di 6.185–6.240. Sementara kemampuan kembali menembus 6.185 menjadi konfirmasi awal untuk membuka ruang technical rebound.

Support merupakan area harga saham tertentu yang diyakini sebagai titik terendah pada satu waktu. Saat menyentuh support, harga umumnya akan kembali naik karena peningkatan pembelian.

Sedangkan resistance adalah tingkat harga saham tertentu yang dinilai sebagai titik tertinggi. Setelah saham menyentuh level ini, biasanya akan ada aksi jual cukup besar sehingga laju kenaikan harga tertahan.

BRI Danareksa mengatakan, fokus sentimen selanjutnya bergeser ke rilis data ekonomi global, terutama data tenaga kerja AS yang akan menjadi perhatian dalam membaca arah kebijakan The Fed. 

Dari domestik, surplus perdagangan Agustus mencapai US $3,55 miliar, sementara inflasi September tercatat 3,28% YoY, menunjukkan aktivitas ekspor masih solid namun tekanan harga domestik mulai meningkat. 

Pasar juga akan mengevaluasi dampak reshuffle kabinet dan implementasi short selling terhadap sentimen serta aktivitas perdagangan. 

BRI Danareksa merekomendasikan saham PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG), PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO) dan VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR).

Sementara itu analis BinaArtha Sekuritas Ivan Rosanova mengatakan, IHSG masih akan melanjutkan pelemahan menuju level 5.850 setelah penutupan hari Kamis yang berada di bawah 6.015. 

Dia menjelaskan momentum negatif ini diperkirakan masih kuat hingga pekan depan jika penutupan mingguan terkonfirmasi berada di bawah 6.015. 

Level support IHSG berada di level di 5.850, 5.607 dan 5.314, sementara level resisten berada di 6.247, 6.423, 6.552 dan 6.712. Indikator MACD menunjukkan adanya momentum bearish.

Ivan merekomendasikan saham PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA), PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA), PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) hingga PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR).

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Karunia Putri