Grup Sinar Mas Sumbang HSC Terbanyak, Ada yang 99% hingga Tak Penuhi Free Float

Katadata
Konglomerasi Sinar Mas di BEI
Penulis: Karunia Putri
20/10/2026, 14.36 WIB

Grup Sinar Mas milik keluarga Widjaja menjadi konglomerasi penyumbang daftar saham terkonsentrasi tinggi atau high shareholding concentration (HSC) paling banyak di Bursa Efek Indonesia. 

Saham-saham Sinar Mas yang masuk dalam HSC ini akan didepak oleh BEI dari perhitungan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Konsentrasinya tak tanggung-tanggung, ada mencapai lebih dari 99%. 

Total ada lima saham dari Sinar Mas yang masuk HSC dan dikeluarkan dari perhitungan bursa. Saham-saham tersebut adalah PT Duta Pertiwi Tbk (DUTI), PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk (SMAR), PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS) dan PT Ekamas Mora Republik Tbk (MORA). 

Secara rinci, DUTI terkonsentrasi 99.88% terhadap satu pihak. Adapun pemilik manfaat akhir perseroan adalah Margaretha Natalia Widjaja lewat PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE). DUTI memiliki free float jauh di bawah aturan bursa, yaitu 0,54%. 

“Saham Perseroan dimiliki oleh sejumlah tertentu pemegang saham yang secara agregat menguasai 99,88% dari total Saham dalam bentuk Warkat dan Tanpa Warkat DUTI,” seperti yang ditulis BEI dalam keterangan resmi dikutip Selasa (20/10).

Adapun 99,41% saham DUTI digenggam oleh BSDE, sementara masyarakat memiliki 0,59% sahamnya. Sementara itu kapitalisasi pasar DUTI mencapai Rp 8,67 triliun. Sejak awal tahun, saham DUTI melonjak 12,20% ke level 4.690.

Lalu ada SMAR yang sahamnya terkonsentrasi 99,58% terhadap satu pihak. Pemilik manfaat SMAR adalah Jesslyne Widjaja lewat PT Purimas Sasmita yang menggenggam 2,65 miliar saham SMAR atau setara 92,40% dan sisanya dimiliki oleh masyarakat.

Adapun free float SMAR sebesar 7,54% dengan kapitalisasi pasar sebesar Rp 19,6 triliun. Sahamnya melonjak 43,08 sejak awal tahun.

Selanjutnya ada DSSA yang terkonsentrasi 95,76% pada satu pihak. Pemilik manfaat akhirnya adalah Franky Oesman Widjaja lewat PT Sinar Mas Tunggal yang menggenggam 115,39 miliar saham SMAR atau setara 59,90%.

Free float DSSA sudah memenuhi ketentuan OJK sebesar 21,46%. Sahamnya anjlok 81,56% sejak awal tahun.

Lalu ada GEMS yang terkonsentrasi 99,24% pada satu pihak. Saham tambang batu bara milik Sinar Mas ini juga dimiliki oleh Franky serta Indra Widjaja. Kapitalisasi pasar GEMS 42,94 triliun dan free float sebesar 10,08%.

Kemudian MORA yang terkonsentrasi 95,65%. Free float saham telekomunikasi ini 15,80% dengan kapitalisasi pasar mencapai 161,95 triliun. Pemilik manfaat akhirnya adalah Franky dan Farida Bau. Sahamnya anjlok 71,87% Ytd.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Karunia Putri