Wall Street Menghijau Didongrak Wacana Merger SpaceX - Tesla Milik Elon Musk

NYSE
Bursa efek New York atau Wall Street
Penulis: Karunia Putri
22/10/2026, 06.38 WIB

Indeks bursa Wall Street di Amerika Serikat ditutup naik pada perdagangan Rabu (21/20). Lonjakan terjadi setelah muncul kajian merger SpaceX dan Tesla, serta investor yang kembali memburu saham-saham teknologi.

Indeks Nasdaq Composite naik 1,05% ke level 26.702,86, sedangkan S&P 500 menguat 0,58% ke posisi 7.757,17. Indeks Dow Jones Industrial Average melonjak 360,21 poin atau 0,69% ke level 52.856,09.

Saham SpaceX milik Elon Musk melonjak 7% setelah perusahaan melaporkan pendapatannya tumbuh 161% pada kuartal III. 

Elon Musk juga mengatakan SpaceX dan Tesla telah membentuk komite khusus untuk membahas kemungkinan merger atau penggabungan usaha. Saham Tesla yang dijadwalkan merilis laporan keuangan setelah perdagangan berakhir, naik lebih dari 3%.

Sementara itu, bisnis kecerdasan buatan (AI) SpaceX tumbuh sembilan kali lipat, kembali membangkitkan antusiasme investor terhadap saham-saham terkait AI. Saham Advanced Micro Devices (AMD) naik lebih dari 3%, sedangkan Nvidia menguat lebih dari 2%. 

Saham Micron Technology dan Marvell Technology masing-masing naik hampir 2%. Dana investasi yang diperdagangkan di bursa VanEck Semiconductor ETF (SMH) juga menguat hampir 2%.

“SpaceX menunjukkan bahwa peluang pertumbuhan di sektor ini masih terbuka untuk jangka panjang. Namun, ketegangan mendasar atau kecenderungan investor untuk terlalu antusias dan menggelontorkan modal secara berlebihan ke sektor ini, menurut saya, belum berubah,” kata Kepala Strategi Pasar Cresset Joe Zidle dikutip dari CNBC, Kamis (22/10).

Kekhawatiran mengenai keberlanjutan investasi di sektor AI belakangan membebani sentimen pasar. Para pedagang menyoroti investasi AI yang dibiayai utang serta mempertanyakan apakah permintaan infrastruktur AI cukup besar untuk membenarkan pengeluaran perusahaan yang terus meningkat.

Namun, Zidle memperkirakan periode pelaporan kinerja keuangan saat ini akan menunjukkan bahwa sejumlah perusahaan terkait AI masih menikmati permintaan yang kuat.

“Menurut saya, ketika musim laporan keuangan berakhir dan kita melihat kembali perkembangannya, SpaceX bukanlah pengecualian atau fenomena yang berdiri sendiri. Saya justru memperkirakan kondisi seperti ini akan semakin umum terjadi di sektor tersebut,” ujarnya.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Karunia Putri