LPS Lantik Sejumlah Pejabat Baru, Persiapkan Program Penjaminan Polis
Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) melantik sejumlah pejabat baru untuk mengisi posisi direktur eksekutif, direktur group, kepala divisi hingga kepala tim. Pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua Dewan Komisioner LPS, Anggito Abimanyu.
Anggito mengatakan, penguatan struktur organisasi tersebut merupakan bagian dari upaya LPS untuk terus menjadi lembaga resolusi yang terdepan dan terpercaya di mata masyarakat.
“Momentum ini tidak hanya sekadar seremonial pergantian pejabat. Industri jasa keuangan saat ini masih menghadapi berbagai tantangan, baik domestik maupun global. Karena itu, kami terus bersiap dan memperkuat organisasi melalui pelantikan pejabat baru,” ujar Anggito dalam keterangan resmi, Rabu (4/3).
Adapun pejabat yang dilantik antara lain Direktur Eksekutif Teknologi Informasi, Monang Siringoringo; Direktur Group Komunikasi dan Hubungan Lembaga, Nur Budiantoro; Direktur Group Pengelolaan Data Bank, The Daniel, dan; Direktur Group Regulasi Lembaga, Vitri Pascauli. Berikutnya ada Pelaksana tugas (Plt) Direktur Group Layanan Umum, Haydin Haritzon, serta; Plt Direktur Group Resolusi dan Hubungan Investor Asuransi Aroma Patria Perdana.
LPS juga melantik sembilan kepala divisi dan 25 kepala tim. Beberapa di antaranya yakni Plt Kepala Divisi Edukasi, Hubungan Masyarakat, dan Hubungan Kelembagaan KPW II Surabaya, Bayu Permana Jati; Kepala Divisi Hukum Pendukung, Firman Kusbianto; Plt Kepala Divisi Kehumasan, Rhein Valleno Oktoriansyah, dan; Plt Kepala Divisi Logistik dan Rumah Tangga, Tri Hartanto.
Lalu ada Plt Kepala Divisi Pelaksanaan Resolusi Bank I, Andreas Suryo Adhitama; Plt Kepala Divisi Pengelolaan Likuiditas dan Setelmen, Nidya Rose Wahyuni, dan; Plt Kepala Divisi Pengelolaan Rencana Resolusi Bank, Steffanie Berlian Simatupang. Anggito juga melantik Plt Kepala Divisi Pengelolaan SCV Polis, Achmad Rasyad Rangkuti, serta; Plt Kepala Divisi Pengolahan Data Hanna Mutia Agista.
“Momentum ini tidak hanya sekedar seremonial pergantian pejabat, saat ini industri jasa keuangan masih harus menghadapi berbagai tantangan baik domestik maupun global. Oleh karenanya kami senantiasa bersiap diri dan menambah kekuatan dengan melantik pejabat baru,” kata Anggito.
Sementara itu, Wakil Ketua Dewan Komisioner LPS, Farid Azhar Nasution, menyebut pelantikan ini juga menjadi langkah strategis untuk mengantisipasi implementasi Program Penjaminan Polis (PPP) yang berpotensi berlaku lebih cepat. Ia memastikan LPS siap menyelenggarakan PPP apabila kebijakan tersebut mulai diterapkan pada 2027, lebih awal dari rencana semula pada 2028.
Menurut Farid, pengalaman LPS dalam menjalankan program penjaminan simpanan perbankan menunjukkan dampak positif terhadap peningkatan kepercayaan masyarakat.
“Berdasar pengalaman LPS dalam program penjaminan simpanan, kepercayaan masyarakat terhadap perbankan jadi meningkat, dana pihak ketiga juga naik,” ujarnya.