Cerita BRILink Agen di Semarang, Layani Transaksi Perbankan hingga Edukasi Warga

BRI
Tak sekadar layani transaksi, Agus Purwanto, Brilink agen di Semarang aktif edukasi warga cegah penipuan
29/9/2026, 11.20 WIB

Aktivitas transaksi keuangan menjadi bagian dari keseharian warga di Gintungan, Butuh, Tengaran, Semarang. Salah satu titik layanan yang banyak dimanfaatkan masyarakat adalah BRILink Agen Agus Purwanto yang berada di sebuah konter ponsel.

Setiap hari, Agus melayani beragam kebutuhan warga, mulai dari pembelian pulsa dan kebutuhan sehari-hari hingga transaksi perbankan. Konter yang awalnya hanya menjual pulsa dan sejumlah produk sembako itu berkembang setelah Agus bergabung sebagai BRILink Agen pada akhir 2019.

“Awalnya usaha konter pulsa, sedikit sembako, kemudian menjad­i BRILink Agen. Saya tertarik karena banyak pelanggan konter yang menyarankan untuk membuka layanan BRILink,” kata Agus.

Keputusan tersebut diambil Agus setelah mempertimbangkan kebutuhan pelanggan yang menginginkan akses transaksi perbankan lebih dekat. Menurut dia, kehadiran layanan BRILink turut meningkatkan aktivitas di konternya sekaligus memudahkan warga sekitar melakukan transaksi.

“Setelah menjadi BRILink Agen, konter semakin ramai karena bisa melayani transaksi perbankan dan kebutuhan lainnya. BRILink juga banyak membantu masyarakat karena transaksi menjadi semakin mudah,” ujarnya.

Dalam sehari, Agus dapat melayani hingga 50 transaksi. Setor tunai dan tarik tunai menjadi layanan yang paling banyak digunakan masyarakat.

Untuk mendukung kebutuhan warga, BRILink Agen Agus Purwanto beroperasi setiap hari mulai pukul 06.00 hingga 22.00. Waktu layanan yang panjang membuat masyarakat dapat melakukan transaksi sebelum maupun setelah menjalankan aktivitas sehari-hari.

Peran Agus di tengah masyarakat kemudian berkembang seiring dengan meningkatnya aktivitas transaksi. Selain membantu warga mengakses layanan perbankan, dia juga kerap memberikan edukasi ketika menemukan pelanggan yang berpotensi menjadi korban penipuan.

Menurut Agus, modus penipuan yang dihadapi masyarakat cukup beragam. Pelaku antara lain mengaku sebagai petugas bank atau mengabarkan anggota keluarga korban mengalami kecelakaan dan meminta sejumlah uang segera dikirimkan.

Dalam kondisi tersebut, Agus mengingatkan warga agar tidak terburu-buru melakukan transaksi sebelum memastikan informasi yang diterima. Edukasi tersebut dilakukan ketika pelanggan datang untuk melakukan transaksi dan menunjukkan indikasi adanya permintaan uang yang mencurigakan.

“Selama menjadi agen, saya sudah beberapa kali membantu menggagalkan penipuan dengan berbagai modus. Kalau ada yang seperti itu, saya biasanya langsung bilang jangan mudah percaya dan jangan terpancing,” tutur Agus.

Pengalaman tersebut membuat fungsi BRILink Agen di lingkungan sekitar tidak berhenti pada layanan transaksi. Kehadiran agen juga menjadi salah satu titik tempat masyarakat mendapatkan informasi dan pengingat untuk lebih berhati-hati ketika menerima permintaan transaksi yang mencurigakan.

Dari usaha konter pulsa, bisnis Agus kini berkembang dengan tambahan layanan perbankan melalui BRILink. Di saat yang sama, keberadaan layanan tersebut membuat konternya semakin dekat dengan aktivitas keuangan masyarakat di lingkungan sekitar.

Pada kesempatan terpisah, Corporate Secretary BRI Dhanny mengatakan keberadaan BRILink Agen menjadi bagian dari upaya BRI memperluas akses layanan keuangan di berbagai wilayah.

“BRILink Agen tidak hanya mendekatkan layanan keuangan kepada masyarakat, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi para agen dan lingkungan di sekitarnya. Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya BRI dalam memperluas inklusi keuangan sekaligus mendorong aktivitas ekonomi masyarakat secara lebih luas,” ujar Dhanny.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.