Telkom Indonesia (TLKM) Imbangi Pola Konsumen yang Berubah, Intip Taktiknya
Director of Enterprise & Business Service Telkom Indonesia Veranita Yosephine menilai pola kehidupan individu kini telah bergeser seiring perkembangan zaman ke era teknologi. Kondisi tersebut membuat PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) perlu terus beradaptasi karena pilihan konsumen semakin beragam. Oleh sebab itu perusahaan harus menyesuaikan diri.
Menurut Veranita, Telkom telah memperkuat sistem konektivitasnya untuk memastikan kedaulatan data, keamanan, serta perlindungan data konsumen tetap terjaga.
“Kami memiliki sistem konektivitas sendiri sehingga kami dapat mengelola dan mengontrol kedaulatan data dalam ekosistem kami. Itu menjadi inti operasi kami hari ini,” ujar Vera dalam acara Trend Maker Summit 2025 di Bali, Kamis (27/11).
Vera menjelaskan, pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) telah memberi dampak nyata bagi berbagai institusi yang dilayani perseroan. Transformasi ini berlangsung di tengah percepatan digital yang dinikmati oleh 287 juta penduduk Indonesia.
Namun, ia menjelaskan luasnya bentang geografis Indonesia tetap menjadi tantangan signifikan dalam menyediakan layanan digital. Vera mengisahkan pemahamannya tentang skala Indonesia semakin kuat saat bekerja di industri penerbangan.
“Indonesia dari barat ke timur hampir sepanjang Eropa lebih dari 5.000 kilometer. Kita sering merasa ini hanya negara di Asia Tenggara, padahal infrastruktur telekomunikasi nya adalah salah satu yang terbesar,” ujar Vera.
Lebih jauh Vera menyebut, saat ini Telkom tercatat memiliki 80.000 kilometer jaringan serat optik, yang kini tengah diperluas menjadi 180.000 kilometer. Kata dia panjang tersebut setara dengan empat kali keliling bumi.
“Saya tertegun, sebuah kehormatan besar dapat melayani negara ini,” kata dia.
Vera adalah salah satu narasumber yang memberikan insight kepada publik. Adapun Trend Maker Summit 2025 merupakan forum sekaligus platform untuk mengeksplorasi perusahaan-perusahaan Indonesia yang terus berinovasi, menciptakan nilai, dan melampaui batas.
Acara ini dilangsungkan di Bali pada 27-28 November 2025. Selama dua hari di Pulau Dewata, acara diisi dengan berbagai pidato dari narasumber terkemuka seperti Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, Director of Payment System Policy Departement di Bank Indonesia Fitria Irmi Triswati hingga Global Group Consumer Market Foresight PragonCorp Putri Kirana.