Emiten Anak Tommy Soeharto GOLF Ekspansi ke Perhotelan, Bangun Hotel di Bali
Emiten milik keluarga Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto yaitu PT Intra GolfLink Resorts Tbk (GOLF) berencana memperluas ekspansi bisnis dengan merambah sektor properti dan perhotelan. Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat ekosistem bisnis golf dan pariwisata yang menjadi fokus utama perseroan.
Komisaris Utama GOLF Darma Mangkuluhur Hutomo mengatakan industri pariwisata Indonesia masih memiliki prospek pertumbuhan yang besar. Menurut dia, bisnis golf di Indonesia ditopang oleh daya tarik wisata alam dan kebudayaannya.
Putra Tommy Soeharto ini menjelaskan, seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap wisata dan aktivitas leisure berkualitas, golf dinilai semakin berperan penting dalam perkembangan sektor pariwisata nasional.
Saat ini, GOLF memiliki portofolio lapangan golf berstandar internasional, fasilitas rekreasi serta pengembangan properti terintegrasi di Bali, Sentul dan Belitung.
“Pengembangan real estate dan fasilitas komersial kami jalankan untuk melengkapi ekosistem yang kami bangun, meningkatkan daya tarik kawasan, serta mendukung pertumbuhan bisnis golf di masa depan,” kata Darma dalam paparan publik perseroan di Jakarta, Selasa (2/6).
Memasuki 2026, perseroan akan fokus menjaga kualitas operasional lapangan golf, melanjutkan proyek-proyek pengembangan yang tengah berjalan serta mengoptimalkan berbagai fasilitas yang telah dibangun sebagai bagian dari ekosistem golf dan resor terintegrasi.
Perseroan akan membangun hotel bernama Banyan Tree Pecatu Bali Hotel di kawasan Kuta. Mereka juga menggandeng PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN) untuk mengembangkan proyek hunian Sequoia Hills di Sentul, Jawa Barat.
Saat ini GOLF memiliki beberapa properti di bisnis golf antara lain, Black Rocks Golf di Belitung, New Kuta Golf Club di Bali, Palm Hill Golf Club di Bogor hingga The Links Golf Villa Belitung.
Menurut dia, dengan fondasi bisnis yang telah dibangun dan peluang pasar yang masih terbuka lebar, GOLF optimis dapat terus menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi pemegang saham.
Bidik Pertumbuhan Pendapatan 10%
Untuk tahun ini, perseroan menargetkan pertumbuhan pendapatan sebesar 10%. Investor Relations GOLF Rave Arvense mengatakan target tersebut akan ditopang oleh pendapatan pemasaran (marketing revenue) dari penjualan klaster pertama The Links Golf Villa. Selain itu, bisnis lapangan golf juga ditargetkan tumbuh sekitar 10%.
Dalam mendukung ekspansi bisnis, perseroan akan membangun Banyan Tree Pecatu Bali Hotel di kawasan New Kuta Golf, Bali. Hotel yang berdiri di atas lahan seluas 5,1 hektare itu akan memiliki 70 kamar tipe vila dengan luas rata-rata sekitar 200 meter persegi per unit. Proyek hotel tersebut ditargetkan rampung pada kuartal keempat 2027.
Selain itu, perseroan juga bekerja sama dengan PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN) untuk mengembangkan proyek hunian Sequoia Hills di Sentul, Jawa Barat.
Rave menjelaskan proyek tersebut memiliki luas pengembangan mencapai 76 hektare yang terbagi ke dalam 14 klaster. Hingga saat ini, empat klaster telah diluncurkan ke pasar.
Kinerja Keuangan Kuartal Pertama 2026 GOLF
Berdasarkan laporan keuangan kuartal pertama 2026, GOLF membukukan laba bersih sebesar Rp 1,59 miliar. Angka tersebut meningkat 20,45% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 1,32 miliar.
Sementara itu, pendapatan perseroan tercatat sebesar Rp 28,82 miliar atau naik 1,3% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 28,45 miliar.
Kontributor terbesar pendapatan masih berasal dari bisnis golf dengan porsi 78%. Adapun bisnis restoran menyumbang 13%, sedangkan segmen usaha lainnya berkontribusi sekitar 8%.
Untuk mendukung pengembangan bisnis, perseroan mengalokasikan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp 300 miliar pada tahun ini. Nilai tersebut meningkat dibandingkan realisasi capex tahun lalu sebesar Rp 202,54 miliar.
Dari total anggaran tersebut, sekitar Rp 197 miliar akan digunakan untuk pembangunan Banyan Tree Pecatu Bali Hotel. Sementara sisanya dialokasikan untuk renovasi dan peningkatan fasilitas pendukung bisnis golf.