Bank bjb menjalin kerja sama pembelian piutang atau asset buy dengan PT MNC Finance dengan plafon sebesar Rp100 miliar. Kerja sama ini mencakup pembelian portofolio aktif pembiayaan kendaraan bermotor roda empat jenis passenger car milik MNC Finance.
Perjanjian jual beli piutang ditandatangani di Bandung, Kamis (17/9). Kerja sama berlaku selama 12 bulan sejak perjanjian ditandatangani.
Direktur Utama bank bjb Ayi Subarna mengatakan, kerja sama tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan dalam mengoptimalkan peluang bisnis melalui kolaborasi dengan mitra strategis.
“Kami melihat hubungan dengan MNC Finance tidak hanya dalam konteks transaksi Asset Buy, tetapi sebagai bagian dari sinergi yang dapat terus dikembangkan untuk menghadirkan nilai tambah bagi kedua perusahaan,” ujar Ayi dalam keterangan tertulis, Kamis (17/9).
Menurut Ayi, skema asset buy juga membuka peluang bagi bank bjb untuk memperluas eksposur pada ekosistem pembiayaan kendaraan bermotor. Kerja sama tersebut tetap dijalankan dengan memperhatikan kualitas portofolio, prinsip kehati-hatian, dan pengelolaan risiko.
Hubungan bisnis bank bjb dan MNC Finance telah terjalin sejak 2017. Sebelumnya, kedua perusahaan juga bekerja sama dalam pembelian portofolio aktif Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) dan skema pembiayaan bersama.
Secara keseluruhan, riwayat kerja sama pembiayaan antara kedua perusahaan mencatat plafon sebesar Rp556 miliar.
Selain di sisi pembiayaan, bank bjb juga mencatat hubungan bisnis dengan sejumlah perusahaan dalam MNC Group melalui produk simpanan. Berdasarkan data product holding, total saldo tabungan dan deposito sejumlah perusahaan MNC Group di bank bjb mencapai Rp128,437 miliar.
bank bjb menilai hubungan tersebut membuka peluang pengembangan kerja sama yang lebih luas, baik melalui pembiayaan, pengelolaan dana, maupun layanan perbankan lainnya.
Sementara itu, MNC Finance saat ini memiliki 43 kantor cabang yang tersebar di sejumlah wilayah, antara lain Sumatera, Kalimantan, Jawa, Bali, dan Sulawesi.
Ke depan, bank bjb dan MNC Finance akan mengeksplorasi peluang kolaborasi lain dengan memanfaatkan kapabilitas perbankan dan jaringan bisnis masing-masing perusahaan.