Warren Buffett Mundur dari Chairman Berkshire Hathaway, Putranya Jadi Pengganti
Warren Buffett resmi mengakhiri masa jabatannya sebagai Chairman Berkshire Hathaway yang telah diembannya sejak 1970. Investor berusia 96 tahun itu kini menyandang posisi sebagai Chairman Emeritus dan tetap menjadi anggota dewan direksi perusahaan.
Chairman Emeritus merupakan gelar kehormatan yang diberikan kepada mantan ketua dewan direksi atau pimpinan perusahaan yang telah pensiun dari tugas operasional sehari-hari
Berkshire Hathaway mengumumkan perubahan tersebut pada Jumat (18/9). Putra Buffett, Howard G. Buffett, yang telah menjadi anggota dewan di Berkshire sejak 1993, ditunjuk sebagai chairman baru.
Dalam surat kepada para pemegang saham, Buffett mengatakan keputusan tersebut merupakan bagian dari proses transisi kepemimpinan Berkshire Hathaway. Ia menyebut perjalanan waktu menjadi salah satu alasan dirinya memilih untuk mundur dari posisinya.
“Sang Waktu selalu menang. Namun, ia bermurah hati kepadaku. Ia telah memberiku kesempatan untuk melihat Berkshire mencapai titik di mana saya lebih yakin dari sebelumnya tentang apa yang ada di depan,” tulis Buffett dalam surat tersebut pada Jumat (18/9) dikutip dari CNN pada Sabtu (19/9).
Buffett mengatakan dirinya semakin yakin dengan masa depan Berkshire Hathaway setelah melihat perkembangan perusahaan di bawah kepemimpinan Greg Abel.
Abel sebelumnya telah mengambil alih posisi CEO Berkshire Hathaway setelah Buffett mengakhiri masa jabatannya sebagai kepala eksekutif perusahaan pada akhir 2025.
Kini, dengan Howard Buffett mengambil alih posisi chairman, struktur kepemimpinan Berkshire memasuki tahap baru setelah lebih dari lima dekade berada di bawah kendali Warren.
Dalam pengumumannya, Berkshire mengatakan Buffett tetap akan memberikan pandangan dan pertimbangannya kepada perusahaan meski tidak lagi menjabat sebagai chairman. Sedangkan Greg Abel menyebut kontribusi Warren Buffett terhadap perusahaan dan para pemegang saham tidak tertandingi dalam sejarah bisnis Amerika.
Howard Buffett tidak akan mengambil alih fungsi operasional perusahaan. Perannya sebagai chairman lebih diarahkan untuk menjaga budaya dan nilai-nilai yang selama ini menjadi bagian dari Berkshire Hathaway.
Pergantian ini menjadi salah satu tahapan penting dalam suksesi Berkshire Hathaway. Perusahaan yang dibangun Buffett dari sebuah perusahaan tekstil itu kini memasuki era kepemimpinan baru, dengan Abel menangani operasional dan Howard Buffett memimpin dewan direksi.
Buffett sendiri tetap menjadi bagian dari perusahaan sebagai chairman emeritus sekaligus anggota dewan. Dengan demikian, meski tidak lagi memegang posisi puncak dalam struktur kepemimpinan Berkshire, pandangan investor yang dikenal sebagai ‘Oracle of Omaha’ tersebut masih akan menjadi bagian dari proses pengambilan keputusan perusahaan.
Berkshire Hathaway saat ini memiliki nilai sekitar US$ 1,1 triliun dan memiliki berbagai bisnis besar, termasuk GEICO, BNSF Railway, dan Dairy Queen, serta portofolio saham perusahaan-perusahaan besar AS.