BLU Sawit Kelola Dana US$ 800 Juta Tiap Tahun

KATADATA
Penulis:
Editor: Arsip
7/5/2015, 09.38 WIB

KATADATA ? Pemerintah memperkirakan dana pengembangan industri sawit yang bisa dikelola badan layanan umum (BLU) mencapai US$ 700-800 juta setiap tahunnya. Dana tersebut berasal dari pungutan sebesar US$ 50 per ton untuk ekspor minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) dan US$ 30 per ton untuk ekspor olein.

Selain untuk pengembangan biodiesel, dana itu akan dimanfaatkan untuk program tanam ulang (replanting) guna memacu produktivitas dan penguaan riset dan pengembangan (research and development/R&D) industri sawit.

Dikutip dari Investor Daily, Kamis (7/5), pemberlakukan pungutan ekspor CPO dan olein tersebut dipastikan berlaku mulai akhir bulan ini, seiring telah ditandatanganinya peraturan pemerintah (PP) tentang kebijakan CPO supporting fund (CSF) oleh Presiden Joko Widodo pada Selasa (5/5) malam. Sedangkan untuk pembentukan BLU sawit masih menunggu payung hukum berupa peraturan menteri keuangan (PMK) yang kini masih menunggu approval dari menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi untuk kemudian dikembalikan kepada Kementerian Keuangan.

Menko Perekonomian Sofyan Djalil menargetkan potensi dana yang dapat dikumpulkan melalui CSF bisa mencapai US$ 700-800 juta dalam setahun. Dengan dana tersebut, pemerintah bisa membantu petani melakukan peremajaan kebun, sehingga produktivitasnya setara dengan milik perusahaan swasta.

Reporter: Redaksi