Rupiah Loyo ke 15.360 per US$ Meski Ada Kabar Baik dari Credit Suisse

ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/foc.
Ilustrasi. Rupiah melemah sore ini sekalipun sejumlah sentimen positif baru terkait penanganan krisis perbankan bermunculan.
Penulis: Abdul Azis Said
Editor: Agustiyanti
20/3/2023, 17.14 WIB

Nilai tukar rupiah ditutup melema 0,1% ke level Rp 15.360 per dolar AS di pasar spot sore ini. Rupiah tak mampu menguat sekalipun ada beberapa sentimen positif dari perkembangan kekhawatiran krisis perbankan global, terutama dari rencana akuisisi Credit Suisse oleh UBS.

Mengutip Bloomberg, sejumlah mata uang Asia lainnya yang melemah terhadap dolar AS, antara lain won Korsel 0,56%, rupee India dan baht Thailand 0,13%, yuan Cina 0,06%. Sebaliknya, mata uang Asia lainnya menguat diantaranya yen Jepang 0,55%, dolar Hong Kong 0,06%, dolar Singapura dan ringgit Malaysia 0,01%, dan peso Filipina 0,1%. 

Rupiah melemah sekalipun sejumlah sentimen positif baru terkait penanganan krisis perbankan bermunculan. Sejumlah bank sentral utama dunia, termasuk bank sentral AS, The Fed dan Eropa, ECB berkolaborasi memastikan ketersediaan dolar AS untuk memastikan likuiditas terjaga di tengah kekhawatiran terhadap kondisi perbankan global.

Pasar sebelumnya juga memcermati aksi raksasa keuangan Swiss, UBS Bank akan membeli Credit Suisse dengan nilai lebih dari US$ 3 miliar. Kabar tersebut membantu menenangkan pasar, termasuk perkiraan para analis bahwa sentimen itu akan mengangkat rupiah.

"Hal ini (krisis perbankan) membuat investor mulai menilai The Fed yang kurang hawkish dalam beberapa bulan mendatang  karena bank tersebut berlomba untuk membendung tekanan lebih lanjut pada ekonomi dari kenaikan suku bunga," kata Direktur PT Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi dalam catatannya sore ini, Senin (20/3).

Pasar akan mencermati pertemuan The Fed pekan ini yang diperkirakan menaikkan binga 25 bps. Beberapa pasar melihat kemungkinan The Fed tak akan menaikkan suku bunga, dari dua minggu lalu mayoritas memperkirakan kenaikan 50 bps. 

Ibrahim memperkirakan perdagangan rupiah besok akan dibuka berfluktuatif namun ditutup melemah direntang Rp 15.350 - Rp 15.410 per dolar AS.

 

Reporter: Abdul Azis Said