Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada Selasa (24/2) diproyeksikan melemah berkisar Rp 16.750-16.900 setelah beberapa pernyataan hawkish dari pejabat The Fed.
Kurs rupiah berpotensi menguat hari ini seiring dolar AS yang melemah tajam terhadap mayoritas mata uang lainnya usai dibatalkannya tarif resiprokal Trump oleh Mahkamah Agung AS.
Nilai Tukar Rupiah dibuka melemah ke Rp 16.920 per dolar AS, dengan proyeksi pelemahan berlanjut didorong data ekonomi AS kuat dan sinyal hawkish The Fed.
Aksi penjualan saham atau sell off di Amerika Serikat seiring kabar dampak negatif kecerdasan buatan atau artificial intelligence diperkirakan berimbas ke rupiah.
Nilai Tukar Rupiah melemah ke Rp 16.886 per dolar AS dipicu faktor domestik dan internasional, termasuk penurunan outlook sovereign rating Indonesia oleh Moody's.
Nilai Tukar Rupiah melemah ke level Rp16.812 per dolar AS pada pembukaan perdagangan pagi ini, dipicu aksi tunggu investor jelang rilis data PDB triwulan IV 2025.