Kurs rupiah melemah ke level 16.712 per dolar AS pada perdagangan pagi ini meski Bank Indonesia memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan di level 4,75% pada Rabu (17/12).
Rupiah melemah di tengah aksi investor yang masih menanti data terbaru dari Amerika Serikat terkait lapangan kerja di sektor nonpertanian hingga inflasi pad a November.
Nilai tukar rupiah menguat 0,1% pada Senin (15/12). Faktor pendorongnya yakni penurunan suku bunga acuan oleh The Fed hingga data klaim pengangguran di AS.
Rupiah diperkirakan menguat terhadap dolar Amerika Serikat pada perdagangan hari ini (10/12), namun terbatas. Investor saat ini memantau rapat bank sentral AS The Fed.
Kurs rupiah masih berpotensi menguat seiring prospek penetapan Ketua The Fed baru yang membuat sinyal pemangkasan suku bunga Bank Sentral Amerika Serikat makin kuat.
Kurs rupiah diramal menguat hari ini seiring dolar AS yang masih akan tertekan. Namun, penguatan rupiah terbatas seiring data ekonomi Indonesia yang tak cukup kuat.