Pemerintah Gandeng Kampus Bisnis Terbaik India, Buka Program di KEK Singhasari
Pemerintah menggandeng salah satu sekolah bisnis terbaik di India, Indian Institute of Management Bangalore (IIMB) untuk membuka program pendidikan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari, Jawa Timur.
Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara KEK Singhasari dan IIM Bangalore, di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, pada Senin (6/7).
Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso menyebut IIM Bangalore merupakan institut manajemen terbaik di India.
“IIMB adalah institut manajemen yang terbaik di India, dan di dunia ranking 28 untuk program bisnisnya. Ini melengkapi beberapa kerja sama di bidang pendidikan tinggi di KEK Singhasari,” kata Susi dalam konferensi pers di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, Senin (6/7).
Ia menuturkan, kerja sama dengan IIM Bangalore ini juga melengkapi sejumlah kemitraan yang telah lebih dulu terjalin di KEK Singhasari, termasuk dengan King's College London.
Susi menuturkan, pemerintah juga tengah menyiapkan dua program baru bersama King's College London, yakni Digital Law untuk program Master of Laws (LLM) dan Advanced Cyber Security.
Selain itu, menurut Susi, pemerintah juga tengah menjajaki kerjasama dengan sejumlah perguruan tinggi ternama lainnya, seperti University of Liverpool dan Imperial College London.
“Kami terus mendorong arahan Bapak Presiden untuk mengembangkan pendidikan tinggi di Kawasan Ekonomi Khusus di Indonesia, termasuk yang sudah masuk maupun yang sekarang sedang kita tambah dan kembangkan,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, CEO PT Intelegensia Grahatama selaku Badan Usaha Pembangun dan Pengelola (BUPP) KEK Singhasari David Santoso mengatakan, kawasan tersebut dikembangkan sebagai human development zone yang tidak hanya menyediakan pendidikan formal, tetapi juga pelatihan kerja dan pendidikan vokasi.
Ia menjelaskan, setiap perguruan tinggi yang hadir di KEK Singhasari akan menawarkan program yang saling melengkapi sehingga tidak terjadi persaingan antarprogram studi.
“Untuk program formal degree akan dibuat non-competing. Jadi kalau satu universitas sudah membuat satu program, maka tidak akan bertabrakan dengan program universitas lainnya. Kami ingin tercipta lingkungan pendidikan yang saling melengkapi,” katanya.
David mengatakan, KEK Singhasari juga menggandeng sejumlah perguruan tinggi nasional, baik negeri maupun swasta, agar kehadiran kampus internasional memberikan dampak yang lebih luas terhadap pengembangan sumber daya manusia di Indonesia.
Di sisi lain, IIM Bangalore menilai kerja sama tersebut menjadi bagian dari penguatan hubungan Indonesia dan India yang telah terjalin lama.
IIM Bangalore akan menghadirkan pendidikan manajemen yang mengintegrasikan teknologi digital, akal imitasi (AI), kepemimpinan, serta nilai-nilai etika untuk mencetak pemimpin masa depan yang mampu bersaing di tingkat global.
Adapun program perdana hasil kerja sama tersebut dijadwalkan mulai berjalan pada Januari 2027 melalui International General Management Program. Selanjutnya, kedua pihak akan mengembangkan program pendidikan formal lainnya di KEK Singhasari.