Erick Ungkap Alasan Prabowo Naikkan Bonus Atlet Jadi Rp 3 Miliar
Presiden Prabowo Subianto menjanjikan bonus sebesar Rp 3 miliar bagi atlet pemenang medali emas di Asian Games ke-20 di Jepang. Bonus yang dijanjikan ini naik dibandingkan bonus saat gelaran Sea Games sebesar Rp 1 miliar. Namun, apa alasannya?
Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir mengatakan, salah satu pertimbangan Presiden menaikkan bonus bagi atlet yang menang di Asian Games adalah usia produktif.
"Saya bilang ke Presiden, bonus bagi atlet perlu ditingkatkan karena usia produktifnya pendek. Umur 30 tahun sudah berhenti, beda dengan masyarakat umum," kata Erick di Indonesia Sport Summit 2026, Jumat (11/9).
Presiden Prabowo menjanjikan bonus sebesar Rp 3 miliar bagi atlet pemenang medali emas saat melepas 430 atlet dari 35 cabang olahraga untuk mengikuti Asian Games ke-20 di Jepang.
Erick menjelaskan produktivitas atlet sangat bergantung pada kebugaran tubuh. Ia mencatat ada atlet yang harus pensiun dini pada umur 25 tahun karena cedera.
Ia juga menduga kenaikan bonus bagi atlet disebabkan rutinitas Kepala Negara yang gemar berolahraga. Menurutnya, beberapa olahraga yang dilakukan Prabowo adalah renang, voli, dan tenis.
"Selain itu, Presiden memang menjadi bagian besar olahraga nasional karena menjadi Pembina Utama Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia," katanya.
Selain memberi bonus melimpah kepada para atlet, Prabowo memberikan perhatian serupa kepada para pelatih yang mengantarkan atlet meraih medali. Ia mengatakan pemerintah akan mendorong percepatan kenaikan pangkat bagi atlet dan pelatih yang selama ini masih menghadapi kendala dalam pengembangan karier.
Perhatian tersebut juga menyasar atlet dan pelatih yang berprofesi sebagai anggota TNI maupun Polri. "Ada polisi, AKBP dari polisi wanita, saya bisiki Kapolri, 'naikkan pangkat lah, kita jangan pelit, kalau baik kita beri penghormatan'," kata Prabowo.