Insiden tertempernya Taksi Green SM dengan Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line arah Jakarta terjadi di perlintasan sebidang yang berlokasi di Jalan Ampera, Kota Bekasi, Jawa Barat, pada Senin (27/4) malam.
Haidar (30) penjaga perlintasan menyebut peristiwa tersebut berlangsung setelah taksi tersangkut di rel kereta api. "Taksinya nyangkut di rel, terus kereta lewat dan tabrakan," ujarnya kepada Katadata.co.id.
Peristiwa ini menyebabkan sistem perkeretaapian terganggu dan membuat KRL rute Cikarang terhenti di jalur 1 Stasiun Bekasi Timur. Beberapa saat kemudian datang Kereta Api Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek yang langsung menabrak bagian belakang KRL itu.
Katadata.co.id meninjau secara langsung pada Rabu (29/4) ke perlintasan sebidang tempat tertempernya taksi dengan KRL. Berdasarkan pantauan, satu sisi perlintasan tidak memiliki palang untuk pembatas antara pengendara dengan kereta. Sementara di seberangnya palang di hanya berbahan bambu yang dibuat oleh warga setempat.
Warga sekitar juga berinisiatif dengan menjaga perlintasan itu untuk memberikan sinyal dan memberhentikan para pengendara ketika kereta akan melintas.
PT Kereta Api Indonesia (KAI) Persero menyatakan akan menutup berbagai jalur perlintasan kereta api sebidang yang tidak memenuhi syarat keselamatan menyusul dua tragedi yang melibatkan KRL Commuter Line dengan Taksi Green SM dan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL Commuter Line.
Penertiban ini diutamakan bagi perlintasan yang sangat berbahaya yang dilakukan dengan peningkatan serta pemenuhan syarat keselamatan, baik itu melalui pemasangan jalan layang atau flyover maupun memasang palang pintu bersistem sehingga kejadian serupa tidak terulang kembali.
Katadata/Fauza Syahputra
Kereta Commuter Line melintas di dekat perlintasan sebidang di Jalan Ampera, Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin (27/4/2026). PT Kereta Api Indonesia (KAI) Persero menyatakan akan menutup berbagai jalur perlintasan kereta api sebidang yang tidak memenuhi syarat keselamatan menyusul dua tragedi yang melibatkan KRL Commuter Line dengan Taksi Green SM dan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL Commuter Line.
Katadata/Fauza Syahputra
Pengendara menunggu kereta api melintas di perlintasan sebidang di Jalan Ampera, Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin (27/4/2026). PT Kereta Api Indonesia (KAI) Persero menyatakan akan menutup berbagai jalur perlintasan kereta api sebidang yang tidak memenuhi syarat keselamatan menyusul dua tragedi yang melibatkan KRL Commuter Line dengan Taksi Green SM dan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL Commuter Line.
Katadata/Fauza Syahputra
Pengendara melintas di perlintasan kereta api sebidang di Jalan Ampera, Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin (27/4/2026). PT Kereta Api Indonesia (KAI) Persero menyatakan akan menutup berbagai jalur perlintasan kereta api sebidang yang tidak memenuhi syarat keselamatan menyusul dua tragedi yang melibatkan KRL Commuter Line dengan Taksi Green SM dan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL Commuter Line.
Katadata/Fauza Syahputra
Pengendara menunggu kereta api melintas di perlintasan sebidang di Jalan Ampera, Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin (27/4/2026). PT Kereta Api Indonesia (KAI) Persero menyatakan akan menutup berbagai jalur perlintasan kereta api sebidang yang tidak memenuhi syarat keselamatan menyusul dua tragedi yang melibatkan KRL Commuter Line dengan Taksi Green SM dan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL Commuter Line.
Katadata/Fauza Syahputra
Kereta Commuter Line melintas di dekat perlintasan sebidang di Jalan Ampera, Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin (27/4/2026). PT Kereta Api Indonesia (KAI) Persero menyatakan akan menutup berbagai jalur perlintasan kereta api sebidang yang tidak memenuhi syarat keselamatan menyusul dua tragedi yang melibatkan KRL Commuter Line dengan Taksi Green SM dan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL Commuter Line.
Katadata/Fauza Syahputra
Pengendara melintas di perlintasan kereta api sebidang di Jalan Ampera, Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin (27/4/2026). PT Kereta Api Indonesia (KAI) Persero menyatakan akan menutup berbagai jalur perlintasan kereta api sebidang yang tidak memenuhi syarat keselamatan menyusul dua tragedi yang melibatkan KRL Commuter Line dengan Taksi Green SM dan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL Commuter Line.
Katadata/Fauza Syahputra
Warga mengatur pengendara yang melintas di perlintasan kereta api sebidang di Jalan Ampera, Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin (27/4/2026). PT Kereta Api Indonesia (KAI) Persero menyatakan akan menutup berbagai jalur perlintasan kereta api sebidang yang tidak memenuhi syarat keselamatan menyusul dua tragedi yang melibatkan KRL Commuter Line dengan Taksi Green SM dan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL Commuter Line.
Katadata/Fauza Syahputra
Pengendara menunggu KRL Commuter Line melintas di perlintasan sebidang di Jalan Ampera, Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin (27/4/2026). PT Kereta Api Indonesia (KAI) Persero menyatakan akan menutup berbagai jalur perlintasan kereta api sebidang yang tidak memenuhi syarat keselamatan menyusul dua tragedi yang melibatkan KRL Commuter Line dengan Taksi Green SM dan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL Commuter Line.
Katadata/Fauza Syahputra
Pengendara melintas di perlintasan kereta api sebidang di Jalan Ampera, Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin (27/4/2026). PT Kereta Api Indonesia (KAI) Persero menyatakan akan menutup berbagai jalur perlintasan kereta api sebidang yang tidak memenuhi syarat keselamatan menyusul dua tragedi yang melibatkan KRL Commuter Line dengan Taksi Green SM dan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL Commuter Line.
Katadata/Fauza Syahputra
Petugas memasang tiang palang pembatas di perlintasan kereta api sebidang di Jalan Ampera, Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin (27/4/2026). PT Kereta Api Indonesia (KAI) Persero menyatakan akan menutup berbagai jalur perlintasan kereta api sebidang yang tidak memenuhi syarat keselamatan menyusul dua tragedi yang melibatkan KRL Commuter Line dengan Taksi Green SM dan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL Commuter Line.
Katadata/Fauza Syahputra
Petugas memasang tiang palang pembatas di perlintasan kereta api sebidang di Jalan Ampera, Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin (27/4/2026). PT Kereta Api Indonesia (KAI) Persero menyatakan akan menutup berbagai jalur perlintasan kereta api sebidang yang tidak memenuhi syarat keselamatan menyusul dua tragedi yang melibatkan KRL Commuter Line dengan Taksi Green SM dan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL Commuter Line.