Pengelola Tol Serpong – Balaraja Lakukan Rekayasa Lalin Saat Banjir

Katadata (Courtesy of Sinarmas)
Penulis: Dicky Christanto W.D - Tim Publikasi Katadata
5/12/2022, 20.39 WIB

Terkait dengan pertanyaan media dan warga masyarakat khususnya BSD City mengenai sosialisasi pengalihan lalu lintas dan atau penutupan situasional ruas Tol Serpong – Balaraja (Serbaraja) Seksi 1A, Sinar Mas Land melalui PT Trans Bumi Serbaraja selaku Badan Usaha Jalan Tol Ruas Serpong – Balaraja telah mendapat surat sosialisasi rekayasa lalu lintas akibat limpasan air sungai Cibenda di KM 8 dari PT. Margautama Nusantara (PT MUN) selaku Badan Usaha Jalan Tol Ruas Pondok Aren Serpong, pada Oktober lalu.

Sosialisasi tersebut menginformasikan akan melakukan rekayasa lalu lintas berupa penutupan Gerbang Tol Pondok Ranji arah Serpong dan akses masuk jalan tol arah Jakarta, ketika ketinggian air KM 8 telah mencapai 20 cm pada lajur jalan tol dengan elevasi jalan paling tinggi pada masing-masing arah, hal ini dilakukan untuk meminimalkan pengguna jalan yang memasuki jalan tol.

Managing Director President Office Sinar Mas Land, Dony Martadisata mengatakan, “Ruas Tol Serpong – Balaraja (PT Trans Bumi Serbaraja sebagai anak usaha PT Bumi Serpong Damai Tbk) dimana Seksi 1 berada di area BSD City tepatnya mulai KM 12+500 (Overpass The Green) dan yang mengalami genangan air akibat limpasan air sungai Cibenda berada di KM 8 Jalan Tol Ruas Pondok Aren – Serpong (PT Margautama Nusantara/MUN), berada di area Bintaro yang dikenal Tol Bintaro Serpong Damai atau disingkat BSD juga, sehingga membuat warga sering bertanya kepada kami saat membaca berita di media apabila terjadi genangan limpasan air di KM 8 tersebut."

Dony melanjutkan bahwat pihaknya berharap masyarakat untuk tidak menggunakan istilah/singkatan BSD tetapi dengan nama Ruas Jalan Tol.

"Kami sebagai Badan Usaha Jalan Tol Serpong – Balaraja yang terhubung dengan Jalan Tol Pondok Aren – Serpong, turut berpartisipasi menjaga kenyamanan pengguna jalan tol khususnya warga dan pengunjung BSD City agar tidak terjebak kemacetan didalam ruas tol dengan melakukan sosialisasi pengalihan lalu lintas dan atau penutupan ruas Tol Serpong – Balaraja arah ke Jakarta secara situasional, sehingga dapat mencari alternatif jalan lain."

Ia menambahkan bahwa operator telah secara konsisten mengerahkan tim untuk memantau dan membantu penertiban pengalihan lalu lintas pada situasi tersebut.

Jika situasi Jalan Tol Pondok Aren – Serpong KM 8 terjadi genangan air dan penutupan, BSD City tetap dapat diakses melalui alternatif rute Tol Jakarta – Merak dan Tol Kunciran – Serpong.

Kedua jalan tol tersebut terintegrasi ke ruas Jakarta Outer Ring Road 2 (JORR 2) dan Tol Jagorawi. Ruas Tol Serbaraja (Serpong – Balaraja) seksi 1A merupakan bagian pertama yang rampung dibangun dan sudah resmi beroperasi.

Saat ini, PT Trans Bumi Serbaraja juga sedang melanjutkan pembangunan ruas tol untuk seksi 1B. Nantinya Tol Serbaraja akan memiliki total keseluruhan panjang ±40 km yang terbagi dalam tiga tahap yakni seksi I Serpong – Legok (±9,8 km), seksi II Legok – Pasir Barat (±11,5 km), dan seksi III Pasir Barat – Balaraja (±18,6 km).