Erick Thohir Kejar 88 Proyek BUMN Kelar 2024, Sisa 10 Persen Lagi

ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/nym.
Saat ini, Kementerian BUMN telah menyelesaikan 90 persen proyek.
Penulis: Dini Hariyanti
20/7/2023, 15.27 WIB

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menargetkan kementerian yang dipimpinnya merampungkan 88 proyek nasional hingga 2024, sebelum pergantian pemerintahan. Saat ini, Kementerian BUMN telah menyelesaikan 90 persen proyek.

"Masih ada sisa 10 persen yang sejak awal targetnya akan diselesaikan di 2024," ujarnya, dikutip dari keterangan resmi, Kamis (20/7).

Erick mengapresiasi dan berterima kasih kepada Pahala Mansury saat menjabat sebagai Wakil Menteri BUMN I yang membantunya melaksanakan tugas negara sejak 2021. Menurutnya, Pahala berperan besar dalam melakukan percepatan penyelesaian proyek-proyek tersebut.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Pahala, percepatan terjadi sehingga terus bisa capai target sesuai pada 88 proyek nasional ini," tuturnya.

Saat ini, Pahala digeser menjadi Wakil Menteri Luar Negeri. Kemudian, posisi wakil menteri BUMNa digantikan Rosan Roeslani yang sebelumnya menjabat sebagai Dubes RI untuk Amerika Serikat (AS).

Erick mengimbuhkan, selain target penyelesaian proyek dapat segera selesai, dia juga berharap BUMN bisa menjadi perusahaan berdaya saing global. Target ini bisa dilihat dari BUMN yang tembus ke daftar Fortune 500 atau daftar 500 perusahaan dengan kapasitas besar di dunia.

"Kita mau dorong BUMN yang go global, setidaknya bukan supply chain saja tetapi posisikan kita jadi benteng ekonomi nasional dan posisi BUMN ini baik di kancah global," ucap Erick Thohir.

Dia menyampaikan, saat ini perusahaan dari China saja yang masuk Fortune 500 mencapai 70, sebanyak 40 di antaranya perusahaan pelat merah. Sementara itu, dari Indonesia baru ada tujuh perusahaan yang lima di antaranya BUMN.

"Kita targetkan 10 tahun ke depan setidaknya harus ada 10 lagi," ucap Erick.