Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan 364 BUMN telah menjalani penyederhanaan bisnis, konsolidasi, hingga penutupan karena dinilai tidak efisien dan merugi.
Sisa alokasi buyback yang telah disetujui masih lebih dari Rp3 triliun, dengan pelaksanaan yang mengedepankan disiplin alokasi modal dan fleksibilitas keuangan.
Capaian ini menandai keberhasilan BNI mempertahankan predikat tertinggi dalam penghargaan tata kelola perusahaan tersebut selama dua tahun berturut-turut.
Danantara kembali mengungkapkan rencana untuk menambah kepemilikan saham di BUMN. Rencana itu utamanya ditujukan untuk perusahaan yang memiliki fundamental bagus.
BNI menempati peringkat keempat BUMN dengan layanan terbaik dalam Danantara Indonesia CX100 Award 2026, yang menilai kualitas layanan dan pengalaman pelanggan.
Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria menargetkan aksi korporasi penggabungan terhadap empat perusahaan BUMN Karya rampung paling lambat Nivember 2026.
Chief Executive Officer (CEO) Danantara, Rosan P Roeslani, menyebut ada sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang berpotensi melantai di bursa (IPO) tahun depan.
COO Danantara sekaligus Kepala BP BUMN, Dony Oskaria mengatakan, streamlining BUMN dapat dilakukan melalui sejumlah skema, mulai dari penambahan ekuitas, inbreng, hingga restrukturisasi pinjaman.