Antusiasme Pacuan Kuda Meningkat, IHR Jateng Derby 2026 Tarik 37 Ribu Penonton

Dok. Indonesia’s Horse Racing (IHR)
Indonesia’s Horse Racing (IHR) Jateng Derby 2026, seri pembuka IHR 2026 digelar di Gelanggang Pacuan Kuda Tegalwaton, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.
18/2/2026, 12.21 WIB

Antusiasme publik terhadap olahraga pacuan kuda kembali terlihat dalam gelaran Indonesia’s Horse Racing (IHR) Jateng Derby 2026. Seri pembuka IHR 2026 ini sukses menarik lebih dari 37.000 penonton yang memadati Gelanggang Pacuan Kuda Tegalwaton, Jawa Tengah, sejak sebelum race pertama dimulai, Sabtu (15/2).

Lonjakan jumlah pengunjung tersebut menjadi sinyal meningkatnya minat masyarakat terhadap pacuan kuda sebagai hiburan olahraga (sportainment). Kehadiran musisi Ndarboy Genk sebagai guest star sekaligus guest commentator turut menyedot perhatian publik. Ndarboy -nama panggung dari Helarius Daru Indrajaya- mengaku terkejut melihat profesionalisme penyelenggaraan hingga besarnya antusiasme penonton.

“Ini merupakan pengalaman pertama saya hadir dalam event pacuan kuda. Terus terang banyak sekali yang membuat saya kaget. Pertama, kaget karena ternyata Indonesia memiliki gelaran pacuan kuda yang begitu baik dan profesional. Kedua, kaget karena antusiasme pengunjung begitu tinggi terhadap pacuan kuda,” kata Ndarboy.

Antusiasme serupa juga tercermin di ranah digital. YouTuber Ade Setyawan, yang melakukan re-streaming melalui akun @set1awanade, mencatat jumlah penonton daring lebih dari 195.000 viewers.

“Ini pengalaman baru bagi saya untuk menganalisa kuda dan stable di Indonesia. Pengalaman yang seru dan mengejutkan, khususnya karena respon dan keterlibatan netizen dalam re-streaming,” katanya.

Promotor ajang ini, SARGA.CO, menilai lonjakan penonton sebagai hasil dari strategi memperkuat unsur hiburan dalam pacuan kuda. Co-Founder & CEO SARGA.CO, Aseanto Oudang menyebut, jumlah pengunjung tahun ini melonjak lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun lalu.

“Kami gembira dapat melihat respon yang begitu tinggi dari masyarakat terhadap event pacuan kuda hari ini. Kalau tahun lalu kami mencatat sekitar 15.000 pengunjung menghadiri IHR Jateng Derby 2025, maka jumlah pengunjung tahun ini merupakan peningkatan lebih dari 100%. Ini hasil dari strategi kami untuk semakin banyak menambahkan elemen hiburan dalam gelaran pacuan kuda, guna memberikan pengalaman baru bagi masyarakat dalam menyaksikan dan menikmati pacuan kuda," ulasnya.

Kehadiran musisi Ndarboy Genk sebagai guest star sekaligus guest commentator turut menjadi sorotan.  (Dok. Indonesia’s Horse Racing (IHR)

Dari sisi kompetisi, IHR Jateng Derby 2026 diikuti 169 kuda terbaik dari 12 provinsi yang berlaga dalam 18 kelas. Sebanyak 54 kuda berhasil naik podium dengan total hadiah mencapai Rp497,5 juta. Empat kuda debutan usia tiga tahun, yakni Nara Eclipse, Whoosh Agis, Kana Eclipse, dan Danantara mencatat kemenangan di kelas bergengsi masing-masing.

Sementara itu, kuda-kuda unggulan musim sebelumnya seperti Kasmaran, Dominator, Arceus Nagari, dan Naga Sembilan kembali menunjukkan performa konsisten dengan meraih kemenangan di sejumlah kelas utama. Eclipse Stable dari Jawa Tengah menjadi peraih podium terbanyak, disusul BHM Stable dari Kalimantan Selatan dan King Halim Stable dari Jawa Barat.

Dengan berakhirnya Jateng Derby 2026, rangkaian IHR 2026 resmi bergulir. Sepanjang tahun ini, SARGA.CO akan menggelar delapan kejuaraan nasional di berbagai daerah bekerja sama dengan PP PORDASI.

Mengusung tema Race to the World Stage, IHR 2026 menegaskan komitmen untuk membawa pacuan kuda Indonesia menuju standar internasional, mulai dari kualitas penyelenggaraan, pengembangan atlet, kesiapan venue, hingga perluasan jangkauan penonton. Gelaran IHR Jateng Derby 2026 didukung oleh Arsari Tambang, JHL, dan JAPFA.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.