Sejumlah lembaga survei telah merilis hasil penghitungan cepat (quick count) Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka berhasil unggul dibandingkan pasangan calon lain.  

Pasangan nomor urut dua tersebut tercatat memperoleh suara di atas 50%. Sementara pasangan nomor urut satu, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar berada di posisi kedua dengan perolehan suara sekitar 24%. Sedangkan pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud Md mengoleksi sekitar 16% suara. 

Dengan perolehan suara tersebut, Pilpres 2024 berpotensi berlangsung satu putaran. Apalagi pasangan Prabowo-Gibran memenangkan di hampir seluruh wilayah. Berdasarkan hitung cepat Indikator Politik, pasangan ini kalah tipis dari Anies-Muhaimin di DKI Jakarta. 

Berdasarkan undang-undang, apabila ada pasangan calon yang memperoleh lebih dari 50% suara dan minimal memperoleh 20% suara di setengah dari jumlah provinsi. 

Dalam tanggapannya terhadap hasil hitung cepat, Prabowo mengatakan ini merupakan kemenangan untuk seluruh rakyat Indonesia. Dia berjanji akan merangkul semua unsur dan kekuatan.

“Berkali-kali saya tegaskan, saya akan memimpin, membela, mengayomi seluruh rakyat, apa pun suku,kelompok etnis, ras, dan agamanya,” ujar Prabowo saat menyampaikan pidato kemenangan di Istora Senayan,Jakarta, Rabu, 14 Februari malam. 

Sementara itu, Anies meminta semua pihak menunggu hasil penghitungan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) tuntas. “Kami akan menghormati, menghargai ketika nanti KPU telah menetapkan hasilnya, dan itu komitmen kami sebagai orang yang memperjuangkan demokrasi,” ujarnya.

Hal yang sama disampaikan Ganjar agar menunggu hasil penghitungan resmi. Dia justru mempertanyakan hasil hitung cepat. “Kamu percaya nggak hasil saya segitu?” katanya.