Baru-baru ini, nama Rektor Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED) Prof. Dr. Ir. Akhmad Sodiq, M.Sc.Agr., menjadi perhatian setelah terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang berlangsung pada Kamis, 20 Agustus 2026.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa OTT ini terkait dugaan penerimaan suap atau gratifikasi oleh pihak rektor Unsoed dalam proses penerimaan mahasiswa baru (maba).
KPK menyita sejumlah barang bukti dalam operasi tersebut. Salah satunya berupa uang tunai dengan nilai mencapai ratusan juta rupiah.
Ia menambahkan, OTT ini juga mengamankan Wakil Rektor (Warek) III Bidang Kemahasiswaan Unsoed Norman Arie Prayogo dan Warek II Bidang Umum dan Keuangan Unsoed Kuat Puji Prayitno.
Total 14 orang diamankan di Jakarta dan Purwokerto, Jawa Tengah. Sebagai terperiksa, status hukum pihak yang terkena OTT tersebut akan ditentukan dalam 1x24 jam.
Di tengah sorotan tersebut, sosok Akhmad Sodiq memiliki perjalanan akademik yang cukup panjang. Ia merupakan akademisi bidang peternakan dan ilmu hewan yang dipercaya memimpin UNSOED untuk periode 2022-2026.
Lantas, seperti apa profil rektor UNSOED Akhmad Sodiq? Berikut di bawah ini informasinya.
Profil Rektor UNSOED Akhmad Sodiq
Sebelum namanya muncul dalam pemberitaan terkait OTT KPK, Akhmad Sodiq telah menjalani perjalanan akademik yang panjang di bidang peternakan.
Dikutip dari laman kampusnya, Prof Dr Ir Akhmad Sodiq, M Sc Agr, IPU, ASEAN Eng, tercatat sebagai rektor UNSOED 2022-sekarang.
Ia lahir di Batang pada 28 Januari 1969. Pendidikan sarjananya ditempuh di Jurusan Peternakan Universitas Jenderal Soedirman.
Setelah menyelesaikan pendidikan S1, Akhmad Sodiq melanjutkan pendidikan pascasarjana di Jerman. Berdasarkan profil resmi Unsoed, pendidikan S2 ditempuh di George-August University pada bidang Animal Science, sedangkan pendidikan doktoral diselesaikan di Kassel University dalam bidang yang sama.
Selama kariernya, Akhmad Sodiq tercatat mengantongi sejumlah penghargaan. Ia pernah menerima Piagam Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya XX Tahun pada 2017, serta Unsoed Award Bidang Pengabdian kepada Masyarakat.
Ia juga beberapa kali dinobatkan sebagai dosen berprestasi, di antaranya Dosen Berprestasi I Fakultas Peternakan Unsoed tahun 2009, Dosen Berprestasi II Universitas Jenderal Soedirman tahun 2009, serta Dosen Berprestasi Bidang Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Fakultas Peternakan UNSOED.
Selain itu, namanya tercatat sebagai Dosen Berprestasi III Universitas Jenderal Soedirman tahun 2006 sekaligus Dosen Berprestasi I Fakultas Peternakan UNSOED tahun 2006.
Dengan demikian, rekam jejak tersebut menunjukkan Akhmad Sodiq tercatat lima kali memperoleh penghargaan sebagai Dosen Berprestasi di lingkungan UNSOED, baik di tingkat fakultas maupun universitas.
Selain aktivitas akademik dan jabatan di UNSOED, profil resmi kampus mencatat sejumlah organisasi yang pernah atau masih diikuti Akhmad Sodiq.
Ia pernah menjadi Dewan Pengawas DPW Ikatan Sarjana Peternakan Indonesia (ISPI) Jawa Tengah dan Ketua Cabang ISPI Jawa Tengah 2. Akhmad Sodiq juga tercatat sebagai Dewan Pakar I Himpunan Peternak Domba Kambing Indonesia (HPDKI).
Selain itu, ia pernah menjadi Dewan Pembina Asosiasi Sarjana Membangun Desa (SMD) Jawa Tengah serta Dewan Pembina Keluarga Alumni Fakultas Peternakan UNSOED.
Di lingkup organisasi keagamaan, namanya juga tercatat sebagai A'wan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Banyumas, sekaligus menjabat di Dewan Kehormatan Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PERGUNU) Kabupaten Banyumas.
Itulah informasi mengenai profil Rektor UNSOED Akhmad Sodiq yang kena OTT KPK beserta informasi lainnya yang penting diketahui.