ZIGI – Olimpiade Tokyo 2020 akhirnya dimulai pada hari ini, Jumat, 23 Juli 2021. Pesta olahraga yang sempat tertunda selama setahun ini akan berlangsung sampai 8 Agustus 2021 mendatang. Olimpiade Tokyo diikuti sekitar 11.238 atlet dari 205 negara dan akan memperebutkan 339 medali emas.
Sebagai informasi, Olimpiade adalah festival olahraga Internasional yang diadakan setiap empat tahun. Seharusnya, Olimpiade Tokyo sudah dimulai sejak 2020 lalu. Tapi event ini tertunda karena pandemi Covid-19. Adapun tujuan utama dari Olimpiade adalah memperkuat manusia melalui olahraga dan berkontribusi dalam perdamaian dunia.
Sebelum Olimpiade resmi dimulai, kali ini Zigi.id sudah merangkum sejarah Olimpiade hingga mengungkap asal usul nama Olimpiade. Scroll artikel di bawah ini yuk untuk mengetahui lebih lanjut soal olimpiade yang dilansir Zigi.id dari berbagai sumber.
Baca juga: 7 Mini Games Google Doodle Hari ini, Sambut Olimpiade Tokyo 2020
Sejarah Olimpiade
Sejarah Olimpiade dimulai sekitar 2.300 tahun yang lalu di Yunani. Ajang ini rutin dilaksanakan tanpa melihat adanya ancaman invasi atau tidak. Selama lebih dari 250 tahun pertama, semua pertandingan Olimpiade digelar di tempat suci di Olympia yang terletak di barat laut Peloponnese.
Semua laki-laki Yunani mulai dari buruh tani sampai ahli waris kerajaan bebas diizinkan untuk ambil bagian, walaupun mayoritas pesertanya adalah tentara. Ada banyak teori tentang tujuan awal dilangsungkannya Olimpiade ini. Tapi dikatakan, Olimpiade dimulai sebagai festival seni dan olahraga, untuk menyembah dewa.
Pertandingan berlangsung selama lima hari penuh dan menampilkan olahraga mulai dari lari, lompat, tinju, gulat, pankration hingga balap kereta. Setidaknya 40.000 penonton akan memadati stadion setiap hari saat puncak popularitas Olimpiade. Menariknya, banyak penjual memajang barang dagangan mereka di luar stadion.
Namun setelah Kekaisaran Romawi menaklukkan Yunani di pertengahan abad ke-2 SM, Olimpiade masih berlanjut tapi standar dan kualitasnya menurun. Sampai akhirnya di tahun 393 M, Kaisar Theodosius I, menyerukan larangan semua festival kafir. Hal ini pun menandai berakhirnya tradisi Olimpiade kuno yang berlangsung hampir 12 abad.
Kebangkitan Olimpiade
Tapi Olimpiade akhirnya bangkit berkat seorang pemikir asal Perancis, Barron Pierre de Courbertin. Itu pun dibutuhkan waktu lebih dari 1.500 tahun. Hal ini berawal dari kunjungannya ke situs Olimpiade kuno. Courbertin akhirnya terinspirasi untuk membuat Olimpiade modern yang didedikasikan untuk pendidikan jasmani.
Ide ini pun disampaikan Barron Pierre de Courbertin dalam Kongres Internasional di Paris tahun 1894 silam. Proposal Courbertin itu ternyata disetujui dengan suara bulat. Akhirnya, Olimpiade pertama diadakan di Athena, Yunani, dua tahun setelah kongres atau tepatnya pada 6 April 1986.
Barron Pierre de Courbertin adalah Bapak Olimpiade Modern
Dalam kesempatan itu juga, Courbertin mengungkapkan soal Olympism, yakni semangat yang dianjurkannya mengarah pada peningkatan pikiran dan jiwa, mengatasi perbedaan antara kebangsaan dan budaya, merangkul persahabatan, rasa solidaritas hingga permainan yang adil.
Nantinya, ini akan mengarah pada kontribusi terhadap perdamaian dan perbaikan dunia. Filosofi tersebut sudah diturunkan dan tidak berubah. Sampai hari ini, Barron Pierre de Coubertin dianggap sebagai 'Bapak Olimpiade modern'.
Asal Usul Nama Olimpiade
Asal usul Olimpiade diselimuti banyak legenda dan mitos. Salah satu mitos paling populer yang mengungkapkan tentang Herakles dan ayahnya, Zeus sebagai nenek moyang dari Olimpiade. Menurut legenda itu, Herakles lah yang pertama kali menyebut pertandingan 'Olimpiade' dan menetapkan kebiasaan penyelenggaraannya setiap empat tahun.
Mitos ini berlanjut setelah Heracles menyelesaikan dua belas tugas Herakles, dia membangun Stadion Olimpiade sebagai penghormatan untuk Zeus. Setelah selesai, ia berjalan lurus sebanyak 200 langkah dan menyebut jarak ini sebagai 'stadion', yang kemudian menjadi satuan jarak.
Arti Simbol Olimpiade
Simbol Olimpiade yang lebih dikenal dengan nama cincin Olimpiade, terdiri dari lima buah cincin yang saling berkaitan. Hal ini sebagai gambaran dari kesatuan dari lima benua yang ada di bumi (Amerika, Afrika, Asia, Australasia dan Eropa), dan turut mengambil bagian dalam pertandingan.
Bendera olimpiade versi berwarna dari simbol itu berupa cincin-cincin yakni biru, kuning, hitam, hijau dan merah dengan latar berwarna putih. Ini dipilih karena setiap negara setidaknya memiliki satu dari warna-warna tersebut dalam bendera nasionalnya.
Bendera dengan simbol Olimpiade ini diadopsi pada tahun 1914 tetapi baru dikibarkan pertama kali di Olimpiade Antwerpen 1920 yang digelar di Belgia. Setelah itu, bendera ini selalu berkibar dalam perayaan Olimpiade.
Maskot Olimpiade
Maskot Olimpiade biasanya berupa gambar binatang ataupun sosok manusia yang mewakili warisan budaya negara tuan rumahnya. Maskot ini sendiri mulai diperkenalkan pada tahun 1968. Pemilihan maskot berperan penting dalam mempromosikan identitas Olimpiade.
Seperti penyelenggaraan Olimpiade Moskwa 1980 di Rusia yang memakai beruang Misha. Maskot dari Olimpiade Beijing 2008 adalah Fuwa, lima makhluk yang mewakili lima fengshui atau unsur penting dalam kebudayaan Tiongkok. Sementara maskot Olimpiade London 2012 bernama Wenlock dan Mandeville, yaitu dua karakter animasi yang menggambarkan dua tetes baja dari industri baja di Bolton.
Cabang Olahraga dalam Olimpiade
Olimpiade terdiri dari 35 cabang olahraga, 30 disiplin dan hampir 400 pertandingan. Olimpiade Musim Panas mempertandingkan 26 cabang olahraga, sedangkan Olimpiade Musim Dingin hanya menawarkan 15 cabang olahraga untuk diperlombakan. Nantinya, pertandingan musim panas dan pertandingan musim dingin juga diadakan secara terpisah.
Atletik, renang, anggar serta senam artistik adalah cabang-cabang olahraga yang tidak pernah absen diperlombakan dalam Olimpiade Musim Panas. Sedangkan ski lintas alam, seluncur indah, hoki dan seluncur es merupakan cabang-cabang olahraga yang rutin diperlombakan dalam Olimpiade Musim Dingin.
Sedangkan, bulu tangkis, bola basket dan bola voli awalnya dipertandingkan sebagai cabang olahraga demonstrasi. Tapi kemudian, ketiganya dipromosikan sebagai cabang olahraga Olimpiade tetap. Beberapa cabang olahraga lainnya seperti tarik tambang, polo dan golf juga pernah dipertandingkan dalam Olimpiade sebelumnya. Namun entah karena alasan apa, cabang olahraga itu tidak dilanjutkan di Olimpiade baru-baru ini.
Fakta Menarik Olimpiade
Ada pula sejumlah fakta menarik Olimpiade di masa-masa awal digelar. Berikut yang dilansir dari laman resmi Olympics.
- Semua atlet yang bertanding dalam keadaan telanjang tanpa menggunakan sehelai benang pun di tubuhnya.
- Pegulat dan pankration (semacam seni bela diri campuran yang menggabungkan tinju dan gulat), bertarung dalam keadaan dibaluri minyak.
- Hukuman fisik menunggu mereka yang salah saat memulai start perlombaan.
- Hanya ada dua aturan dalam cabang pankration yakni tidak mengigit dan tidak mencongkel.
- Petinju tidak diperbolehkan menyerang alat kelamin.
- Tidak ada poin, tidak ada batasan waktu dan tidak ada klasifikasi berat dalam tinju
- Atlet yang menyerah harus mengangkat jari telunjuk mereka. Tapi terkadang mereka sudah meninggal sebelum bisa melakukannya.
Demikian, sejarah, fakta menarik hingga asal usul Olimpiade. Bagaimana kamu sudah siap menyaksikan para atlet berlaga di Olimpiade Tokyo 2020? Semoga bermanfaat ya!
Baca juga: 6 Anime Ditunda Rilis, Boruto 209 karena Olimpiade Tokyo 2020