ZIGI – Atlet angkat besi Laurel Hubbard berhasil mencetak sejarah Olimpiade Tokyo 2020. Pasalnya, ia menjadi transgender pertama, yang tampil pada cabang olahraga angkat besi di Grup A kelas +87 kilogram putri.

Keikutsertaan atlet asal Selandia Baru ini, menjadi topik yang ramai diperbincangkan publik. Semakin penasaran dengan sosok Laurel Hubbard? Yuk intip profil dan biodatanya!

Keluarga Laurel Hubbard

Diketahui bahwa Laurel Hubbard adalah anak dari pasangan Dick Hubbard dan Diana Reader. Sang ayah dikenal sebagai walikota Auckland pare periode 2004 hingga 2007. Tak hanya itu, sang ayah juga berprofesi sebagai pengusaha Kiwi yang terkemuka, yang menjalankan perusahaan sereal yang sukses. Bisnis kuliner yang paling dikenal masyarakat diberi nama Hubbard Foods. 

Identitas Laurel Hubbard

Laurel Hubbard terlahir sebagai laki-laki dengan nama Gavin Hubbard di Auckland, pada 9 Februari 1978. Laurel Hubbard pernah menjadi pemegang rekor nasional yang ditakuti pesaing lainnya. Ia pernah mengangkat beban sekitar 300 kilogram di kompetisi domestik. 

Di tengah kariernya yang begitu cemerlang, Laurel Hubbard harus menghadapi pergumulan dengan seksualitasnya. Hingga akhirnya, Laurel mundur sebagai atlet angkat besi pada tahun 2001. Pada tahun 2012, ia mulai dengan mengumumkan bahwa dirinya sebagai seorang transgender perempuan.

Setelah memulai transisinya, ia kembali menjadi atlet angkat besi untuk Selandia Baru. Kemunculannya sebagai atlet transgender menuai banyak cibiran publik. Sejak saat itu, Laurel Hubbard menjadi sosok pribadi yang tertutup. 

Karier atlet angkat besi

Laurel Hubbard telah menekuni olahraga angkat besi sejak tahun 1998, sebelum menjadi transgender. Di tahun 2001, Laurel berhasil mencatat rekor nasional dalam kategori 105+ kilogram, dengan total angkatan 300 kilogram. Ia menjadi atlet yang paling ditakuti dalam cabang olahraga angkat besi. 

Setelah menjadi transgender, Laurel Hubbard meraih berbagai prestasi yang mengejutkan dunia olahraga. Ia berhasil meraih medali perak Kejuaraan Dunia di kelas 90 kilogram putri di California pada tahun 2017.

Meskipun Hubbard memenuhi syarat untuk bersaing dalam kompetisi, ia justru menuai beberapa kontroversi bahwa kompetisi tersebut tidak adil bagi pesaing yang lain. Di tahun 2018, Laurel Hubbard mencoba berkompetisi di Commonwealth Games 2018 di Gold Coast. Namun, karena terjadi kecelakaan membuat dirinya harus mundur dari kompetisi tersebut.

Di balik kontroversinya, Laurel Hubbard sempat menerima beberapa penghargaan seperti memenangkan dua medali emas di Pesta Olahraga Pasifik 2019, medali emas di Piala Dunia Roma 2020, dan masih banyak kompetisi lainnya. 

Sempat mengalami kecelakaan

Pada tahun 2018, Laurel Hubbard sempat mengalami kecelakaan yang menghambat kariernya sebagai atlet angkat besi. Ia didakwa sebagai pengemudi yang ceroboh, yang menyebabkan kecelakaan besar di Queenstown. Pada saat itu, Laurel Hubbard kehilangan kendali atas kendaraannya, sehingga menabrak sebuah mobil yang membawa pasangan tua asal Australia bernama Gary Well dan Sue Well. Kecerobohan Laurel membuat Mr Well sebagai korban, mengalami cedera tulang belakang. 

Sosok yang introvert

Berdasarkan hasil penelusuran Zigi.id, Laurel Hubbard dikenal sebagai sosok yang tertutup. Ia tampaknya tidak memiliki media sosial seperti Instagram dan Twitter. Dilansir dari Daily Mail, seorang aktivis transgender melihat bahwa Laurel Hubbard terlihat sebagai sosok yang introvert.

Bahkan Laurel Hubbard sempat mengaku bahwa dirinya adalah seorang yang sangat pemalu, yang tidak mau menjadi panutan. Dirinya pun sangat berhati-hati untuk menghindari keributan. Meskipun demikian, Laurel Hubbard berhasil tampil di Olimpiade Tokyo 2020. 

Peserta Olimpiade Tokyo 2020

Laurel Hubbard dipilih secara resmi oleh pemerintah Selandia Baru, sebagai perwakilan tim angkat besi wanita untuk Tokyo 2020. Atlet berusia 43 tahun ini berhasil memenuhi syarat untuk berhasing di Olimpiade, ketika IOC (International Olympic Committee) mengubah peraturannya pada tahun 2015.

Dalam peraturan tersebut menyebutkan bahwa atlet transgender dapat mengikuti kompetisi tersebut, yang bersaing sebagai wanita jika kadar testosteron mereka di bawah ambang batas.

Namun, Laurel Hubbard gagal meraih medali di pertandingan angkat besi di kelas 87 kilogram Olimpiade Tokyo. Bahkan posisinya masih kalah dari atlet asal Indonesia, Nurul Akmal yang berhasil menempati posisi di lima besar.

Meskipun gagal meraih medali, Laurel Hubbard tetap mengukir sejarah besar dalam hidupnya. Ia menjadi pelopor atlet transgender di Olimpiade

Biodata Laurel Hubbard

Nama lahir : Gavin Hubbard
Nama lengkap : Laurel Hubbard
Tempat dan tanggal lahir : Auckland, 9 Februari 1978
Umur : 43 tahun
Profesi : Atlet angkat besi
Orang Tua : Dick Hubbard (ayah), Diana Reader (Ibu)
Pasangan : belum diketahui

Demikian profil dan biodata Laurel Hubbard, atlet angkat besi yang memiliki identitas sebagai transgender di Olimpiade Tokyo 2021.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.