Cak Lontong Punya 40 Sepeda Brompton, Lebih Mahal dari Harga Mobilnya
ZIGI – Cak Lontong diam-diam sudah memiliki 40 sepeda brompton yang terkenal memiliki harga fantastis. Jika dijumlahkan, sepeda-sepeda tersebut bahkan bisa memiliki harga yang lebih tinggi dari mobil yang dipakainya. Kabar ini terbilang mengejutkan.
Kehidupan Cak Lontong memang tidak terungkap ke publik. Bahkan tidak ada yang mengetahui soal keluarga termasuk anak-anaknya. Baru-baru ini, Cak Lontong akhirnya mengungkap alasan memilih untuk tidak membawa anaknya ke publik. Seperti apa pengakuan Cak Lontong? Scroll yuk!
Baca juga: Jerinx SID Minta Deddy Corbuzier Siapkan Uang Sebelum Bikin Podcast
Cak Lontong Punya Sepeda Brompton 40 Biji
Cak Lontong ternyata memiliki banyak sepeda mahal jenis brompton. Hal ini terungkap saat komedian 51 tahun itu hadir sebagai bintang tamu dalam podcast Deddy Corbuzier. Dengan lugas, Deddy mengungkapkan kalau Cak Lontong sudah mempunyai koleksi 40 sepeda brompton.
"Jangan dongm sepeda Brompton banyak yang tahu sudah punya. Kalau soal itu (punya 40 biji), nah itu jangan," kata Cak Lontong dengan diiringi tawa yang dikutip Zigi.id dari YouTube Deddy Corbuzier, Kamis, 7 Oktober 2021.
Karena hobi yang dilakukannya dengan senang hati, komedian bernama asli Lies Hartono ini mengaku tidak menyadari kalau koleksinya sudah banyak. Meski begitu, Cak Lontong tidak menggunakan semua sepedanya dan sebagian masih tersimpan.
"Sebenernya enggak tepat, kayanya udah lebih dikit deh. Serius itu emang bener, itu fakta. Justru kayaknya kalau serius tuh sesuatu yang dipahami bener-bener, ini saya enggak berasa berarti saya enggak menganggap itu serius," sambung Cak Lontong.
Sebagai informasi, sepeda brompton diketahui memiliki harga yang cukup mahal sekitar Rp30 hingga Rp75 juta. Jika dihitung secara keseluruhan, koleksi sepeda Cak Lontong mencapai Rp1 miliar lebih atau setara dengan harga satu unit mobil mewah.
Deddy Corbuzier lantas penasaran mobil apa yang dipakai oleh Cak Lontong melihat harga koleksinya yang begitu fantastis. Tapi Cak Lontong mengatakan dia hanya menggunakan mobil biasa. Dia pun tidak menampik harga sepeda brompton koleksinya lebih mahal dari harga mobil yang dipakainya.
"Gua penasaran deh, sepeda brompton kan 40 biji, mobil lu apa sih? Apakah Mercy S Class?," tanya Deddy Corbuzier.
"Oh enggak, saya juga bukan orang yang penggemar itu tadi. Mobilnya biasa aja," ujar Cak Lontong.
"Berarti sepeda-sepeda tersebut harganya bisa jauh lebih mahal dari mobil Anda dong?," sahut Deddy. "Mungkin," jawab Cak Lontong setelah sempat terdiam untuk berpikir.
Cak Lontong Bongkar Alasan Tidak Munculkan Anak
Dalam kesempatan yang sama, Cak Lontong juga membahas banyak hal termasuk soal anaknya. Selama ini, kehidupan Cak Lontong memang jauh dari sorotan publik. Tidak pernah kedua anaknya tampil di televisi. Rupanya, Cak Lontong menyakini kalau setiap orang memiliki rezeki masing-masing.
"Buat saya, orang punya rezeki masing-masing. Ada orang yang begini, 'mumpung saya lagi dikenal TV, saya bawa anak saya bisa dong, saya paksain anak saya di entertain bisa dong? Apapun yang terjadi saya bisa melakukan itu’. Kenapa saya tidak melakukan itu? Karena saya tahu jatah anak saya punya rezeki masing-masing," ungkapnya.
Cak Lontong khawatir kalau dia terlalu memaksakan hal itu akan berdampak fatal untuk kehidupan anaknya ke depan hingga membuatnya kesulitan dalam mencari rezeki untuk keluarga mereka nantinya.
"Saya memilih tidak melakukan itu. Saya takutnya gini loh, karena saya punya jatah, anak saya punya jatah. Kan saya enggak tahu jatah anak saya dimana dan seberapa, kalau saya paksa, saya ambil pas saya masih kerja ini, saya takutnya nanti justru ketika sudah masanya dia, dia sudah kehabisan dan memaksa dia untuk mencari rezeki dengan berat," tandas Cak Lontong.
Belum satu hari diunggah, konten video Cak Lontong dan Dedddy Corbuzier tersebut sudah ditonton lebih dari 1,1 juta kali. Tidak heran, karena Deddy mengatakan kalau Cak Lontong merupakan salah satu narasumber yang dinantikan kehadirannya.
Baca juga: Deddy Corbuzier Minta Maaf Usai Dianggap Mencibir Santri Tutup Kuping