Elon Musk Siap Jual Saham Tesla, Ditantang PBB Atasi Kelaparan Dunia

Instagram/@elonrmusk
Elon musk
Penulis: Hadi Mulyono
2/11/2021, 11.39 WIB

ZIGI – Salah satu orang paling tajir di dunia, Elon Musk belum lama ini menjawab tantangan dari Direktur Program Pangan Dunia PBB (WFP), David Beasley. Bos mobil listrik Tesla tersebut menanggapi pernyataan Beasley yang menyebut bahwa orang seperti Elon Musk bisa mengatasi kelaparan dunia jika ia mau menyumbangkan sebagian kekayaannya.

Bagaimana tanggapan Elon Musk terhadap pernyataan yang dilontarkan David Beasley? Benarkah Elon siap menjual saham Tesla demi mengatasi bencanan kelaparan yang terjadi di berbagai belahan dunia? Simak berita selengkapnya berikut ini.

Baca juga: Pangeran William Sindir Orang Kaya yang Bikin Wisata Luar Angkasa

Elon Musk Tantang Balik David Beasley

Dalam sebuah pemberitaan, Direktur Program Pangan Dunia PBB (WFP), David Beasley disebutkan telah melempar pernyataan yang meminta Elon Musk menyumbangkan sebagian hartanya. Menurut Beasley, miliarder seperti Musk seharusnya bisa melangkah untuk menyelamatkan jutaan orang dari masalah kelaparan.

Tak hanya Elon Musk yang disenggol, Beasley juga menganggal co-founder Amazon.com, Jeff Bezos sebaiknya menyisihkan kekayaannya beberapa persen.

"Hanya US$ 6 miliar (Rp85,5 triliun) bisa mencegah 42 juta orang dari kematian akibat kelaparan," kata Beasley, seperti dikutip Zigi.id dari Al Jazeera, Selasa, 2 November 2021.

Menanggapi pernyataan tersebut, Elon Musk menantang balik David Beasley agar bisa menjelaskan bagaimana cara mengentaskan kelaparan dengan jumlah uang yang disebutkan di atas. Jika Beasley bisa menjelaskan caranya, ia siap untuk menjual saham Tesla.

"Jika WFP bisa menjelaskan di utas Twitter ini dengan tepat, bagaimana US$ 6 miliar akan mengatasi kelaparan dunia, saya akan menjual saham Tesla sekarang dan melakukannya. Tapi, harus terbuka dan transparan, sehingga publik melihat dengan tepat bagaimana uang itu dibelanjakan," sambar Elon Musk menanggapi kicauan David Beasley.

Klarifikasi David Beasley

Akan tetapi, David Beasley menilai publik salah paham dengan pernyataanya. Beasley lantas klarifikasi bahwa uang US$ 6 miliar tidak akan bisa mengatasi kelaparan dunia namun hanya bisa meringankan upaya pengentasan masalah tersebut.

"$6B tidak akan menyelesaikan kelaparan dunia, tetapi AKAN mencegah ketidakstabilan geopolitik, migrasi massal dan menyelamatkan 42 juta orang di ambang kelaparan. Krisis yang belum pernah terjadi sebelumnya dan badai yang sempurna karena Covid/konflik/krisis iklim," jawab David Beasley.

Sementara itu, peneliti dari Forbes, Eli David menyebut, pada tahun 2020 Program Pangan Dunia PBB (WFP) telah berhasil mengumpulkan total $8,4 miliar (Rp119 triliun). Oleh sebab itu, ia merasa heran mengapa PBB tetap tidak bisa menyelesaikan kelaparan dunia.

Senada dengan Eli David, Elon Musk juga terus mendesak David Beasley agar menjelaskan bagaimana cara mengatasi kelaparan jutaan manusia.

“Harap publikasikan pengeluaran Anda saat ini & yang diusulkan secara rinci sehingga orang dapat melihat dengan tepat ke mana uang pergi,” desak Elon Musk.

David Beasley Jawab Tudingan Eli David

Tak berhenti di situ, David Beasley kemudian menjawab tuduhan Eli David yang merasa aneh karena WFP gagal menyelesaikan kelaparan dunia dengan uang yang lebih banyak dari $6 miliar. Menurut Beasley, alokasi uang $8,4 miliar tetap belum bisa menanggulangi kelaparan dunia.

“$8,4 miliar yang Anda rujuk mencakup apa yang kami butuhkan untuk menjangkau 115 juta orang pada tahun 2020 dengan bantuan makanan. Kami membutuhkan $6B plus SEKARANG di atas persyaratan pendanaan kami yang ada karena badai yang sempurna dari dampak gabungan dari Covid, konflik, dan guncangan iklim,” ungkap Beasley.

Sebagaimana diketahui menurut Bloomberg Billionaires Index, CEO Tesla, Elon Musk saat ini mempunyai kekayaan mencapai US$ 311 miliar (Rp4.400 triliun), yang bertambah hampir US$ 9,3 miliar pada 29 Oktober saja. Oleh sebab itu, angka $6 miliar jelas sangat sedikit jika dibanding dengan kekayaannya.

Baca juga: Daftar Brand LVMH Milik Bernard Arnault, Orang Terkaya di Dunia

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.