Gus Miftah Tanggapi Ceramah Oki Setiana Dewi Soal KDRT

Instagram/@gusmiftah
Gus Miftah
Penulis: Hadi Mulyono
5/2/2022, 11.00 WIB

ZIGI – Pemain film sekaligus penceramah, Oki Setiana Dewi belakangan menuai kecaman dari banyak pihak. Hal itu muncul setelah ceramah Oki sekitar dua tahun silam di Magelang, Jawa Tengah viral di media sosial.

Dalam ceramahnya, Oki menyampaikan sebuah kisah nyata dari Jeddah di mana ada sepasang suami istri yang sedang bertengkar. Karena marah luar biasa, suami tersebut memukul istrinya hingga menangis.

Singkat cerita istri tersebut tidak mengadukan kekerasan yang dialaminya ke orang lain namun justru berusaha menutupinya dengan dalih menjaga aib suaminya. Dari cerita Oki itulah, pemain film Ketika Cinta Bertasbih terebut dihujani kritikan dari banyak pihak tak terkecuali dari tokoh agama.

Gus Miftah yang dikenal dekat dengan Deddy Corbuzier turut angkat bicara mengenai ceramah kontroversial Oki Setiana Dewi tersebut. Seperti apa tanggapan Gus Miftah terhadap Oki? Yuk, simak terus sampai habis artikel ini.

Baca Juga: Viral Ceramah Mamah Dedeh Soal KDRT, Istri Wajib Lindungi Diri

Penjelasan Gus Miftah Soal Hadis Rasulullah saw

Pengasuh Pondok Pesantren Ora Aji, Gus Miftah membuka penjelasannya melalui Instagram dengan menukil sebuah riwayat. Menurutnya, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) tidak pernah dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW.

"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. KDRT (Kekerasan Dalam Rumah Tangga). Pernahkah Rasulullah SAW memukul istrinya? Kita lihat, Aisyah berkata bahwa Rasulullah SAW tidak pernah memukul apa pun dengan tangannya, tidak memukul wanita dan pembantu," kata Gus Miftah memulai penjelasannya dikutip Zigi.id, Sabtu, 5 Februari 2022.

Ia menambahkan, memang terdapat keterangan dalam Tafsir Al-Qurthubi tentang pukulan seorang suami kepada istri. Akan tetapi, kata Gus Miftah, pukulan yang dimaksud tidak menyakiti sebagaimana yang diceritakan Oki Setiana Dewi.

“Digambarkan di situ, dengan apa pukulan yang tidak menyakiti itu? Pukulan yang tidak menyakiti hanya sebatas sebagai edukasi. Maka, lebih utama adalah tidak memukul istri," tambah Gus Miftah.

Tanggapan Soal KDRT Menurut Oki Setiana Dewi

Menanggapi masalah KDRT yang jadi ramai dibahas publik, Gus Miftah dengan tegas menolak tindakan tersebut. Oleh sebab itu, secara pribadi ia mendukung terbentuknya undang-undang yang bisa melindungi istri dari KDRT.

"Maka kalau saya begini. Saya setuju dengan UU Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga. Jadi kalau ada seorang suami melakukan kekerasan, bahkan menghajar istrinya sampai babak belur, istri mendapatkan pendampingan dari Komnas Perempuan untuk mendapatkan hak-haknya," kata Gus Miftah.

Selain itu, ia turut menjelaskan peran suami istri dalam rumah tangga yang ideal. Gus Miftah menyebut, seorang suami meskipun statusnya sebagai kepala rumah tangga, tetapi tidak boleh semena-mena dengan istrinya.

Istri, kata Gus Miftah mempunyai peranan penting dalam kehidupan rumah tangga mulai dari membantu ekonomi, mengasuk anak, menyelesaikan pekerjaan rumah dan masih banyak lagi.

"Saya setuju karena terkadang suami itu berlebih-lebihan dan terlalu jauh. Melegitimasi diri sebagai pemimpin rumah tangga, sebagai imam, padahal kadang kala belum bisa menjadi imam yang baik,” ujar Gus Miftah.

Adapun soal ceramah Oki Setiana Dewi yang viral, Gus Miftah tetap berprasangka baik dengan menduga bahwa ustazah tersebut tidak bermaksud memaklumi KDRT. Akan tetapi menurutnya, ada kesalahpahaman, pemilihan contoh dan diksi kalimat yang kurang sesuai.

Baca Juga: Polemik Wasiat Dorce Gamalama Ingin Dimakamkan Sebagai Perempuan

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.