3 Jam Diperiksa Polisi, Baim Wong Ungkap Alasan Buat Konten Prank KDRT
ZIGI – Baim Wong dan Paula Verhoeven telah menjalani pemeriksaan terkait kasus video prank KDRT. Pasangan ini terlihat mendatangi Polres Metro Jakarta Selatan sekitar pukul 14.00 WIB dan keluar dari ruang pemeriksaan pada 17.00 WIB.
Seperti diketahui bahwa Baim dan Paula sempat membuat konten prank KDRT ke Polsek Kebayoran Lama. Meski video itu telah dihapus, pasangan suami istri ini dilaporkan oleh Sahabat Polisi Indonesia karena dinilai merendahkan institusi kepolisian.
Setelah menjalani pemeriksaan, Baim menjelaskan alasannya membuat video tersebut. Simak berita selengkapnya di bawah ini!
Baca Juga: Baim Wong Dihujat Usai Bikin Konten KDRT Bareng Paula Verhoeven
Baim Wong Dicecar 25 Pertanyaan
Baim Wong datang bersama Paula Verhoeven untuk pemeriksaan kasus video prank KDRT. Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Nurma Dewi mengungkapkan bahwa Baim Wong diperiksa dengan 25 pertanyaan.
“Untuk sementara ini pertanyaan-pertanyaan dari saudari kita P ada 19 pertanyaan lebih kurang, kemudian untuk saudara kita BW ada 25 pertanyaan lebih kurang,” tutur Nurma dikutip Zigi.id dari YouTube Intens Investigasi pada Jumat, 7 Oktober 2022.
Dia melanjutkan bahwa pertanyaan-pertanyaan yang diajukan terkait konten prank KDRT yang diunggah Baim ke kanal YouTube-nya pada Minggu, 2 Oktober 2022. Beberapa saksi juga telah diperiksa di kasus ini termasuk polisi yang kemarin ada di lokasi kejadian.
“Ya materi yang ditanyakan (soal) waktu itu, di mana, kapan, kenapa bisa terjadi. Ya itu-itu saja. Jadi pertanyaan-pertanyaan yang sekiranya kita bisa menggali, memperdalam mengapa bisa terjadi (konten prank KDRT),” imbuhnya.
Baim Wong Buka Suara Usai Diperiksa
Setelah kurang lebih tiga jam diperiksa, Baim Wong dan Paula Verhoeven keluar ruangan dengan didampingi kuasa hukumnya yakni Pieter Ell. Aktor film Tamu Tak Diundang ini juga mengungkapkan alasan buat konten prank KDRT.
“Kenapa saya lakuin? Saya mau tahu reaksi kepolisian itu seperti apa ketika memang kalau Paula itu yang melaporkan. Sesimpel itu, dan ternyata jawaban polisinya itu sangat bagus. Dia itu tidak menjadikan itu adalah bahan viral ketika Paula mengadukan pengajuan. Malah dia bilang ‘Lebih baik didamaikan, takut menjadi viral’,” tutur Baim.
Dikarenakan jawaban pihak kepolisian itu dinilai positif, Baim berniat untuk mengedukasi masyarakat dengan menayangkan video tersebut. Namun, hal itu dilihat berbeda oleh publik dan tak menyangka ia akan dikecam.
“Sekali lagi saya minta maaf buat institusi kepolisian, minta maaf banget. Tidak ada rasa saya untuk ke arah sana (menjelekkan institusi),” tandas Baim Wong.
Sebelum diperiksa, Baim Wong sudah mengunggah video permintaan maaf lewat Instagram. Dia mengatakan bahwa Paula Verhoeven sempat mengingatkannya terkait konten prank KDRT tersebut namun Baim tetap ingin mengunggahnya.
Baca Juga: 3 Pernyataan Baim Wong dan Paula Soal Konten Prank KDRT, Akui Bersalah