5 Pernyataan Pihak Tasyi Athasyia Usai Dilaporkan Eks Karyawan
ZIGI – Suami Tasyi Athasyia angkat bicara usai dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh mantan pegawai. Pihak pengacara Tasyi dan Syech Zaki menegaskan bahwa seluruh masalah tentang gaji dan lain-lain sudah diselesaikan dengan baik.
Syech Zaki pun membuat beberapa bantahan, mulai dari dugaan kirim orang hingga, surat pemaksaan tutup mulut untuk mantan pegawai, gaji kecil hingga tidak ada kontrak kerja. Simak selengkapnya di bawah ini.
Baca juga: Dapat Intimidasi, Eks Karyawan Tasyi Athasyia Resmi Lapor Polisi
1. Tidak Buat Surat Perjanjian
Mantan pegawai berinisial ‘P’ mengaku rumahnya disambangi pihak manajemen untuk tanda tangan surat pernyataan yang memintanya tidak ikut angkat bicara. Syech Zaki menegaskan ia tidak pernah membuat surat tersebut.
“Tolong tunjukan dulu foto surat yang ada di grup. Karena gini, kalau ditanya ke aku, ‘Kak ini ada surat pernyataan gak?’ Ini kan menurut versi mereka. Kalau mereka ada, harusnya ditampilkan. Kalau dari aku, aku gak merasa mengeluarkan surat seperti itu,” respons Zaki dikutip dari KH Infotainment.
2. Tujuan Kirim Orang ke Rumah Mantan Karyawann
Zaki merasa perlu meluruskan beragam kritik yang tidak sesuai. Meski sudah membuat beberapa klarifikasi beberapa minggu yang lalu, masih muncul pernyataan-pernyataan baru dari berbagai pihak yang memojokkan Tasyi.
“Kita buka kolom mengeluh dengan nomor telepon. Udah gitu dibilang ‘Kok bikin nomor keluhan, samperin dong!’ Kita introspeksi coba mendatangi. Kita datangi secara baik-baik. Lalu di beritanya yang datang orang yang berbadan tega. Ini orangnya (menunjuk pada seorang kakek),” tambahnya.
3. Akui Tidak Bikin Kontrak Kerja Secara Tertulis
Syech Zaki tegaskan kepada media yang hadir bahwa ia selalu menawarkan bantuan kepada karyawan yang ingin keluar untuk menunjukan relasi dengan pegawai baik-baik saja. Soal keterlambatan gaji, Zaki mengakui ada sistem tersendiri.
Pihak manajemen mengatur penggajian lewat satu ketentuan karena banyak pegawai yang keluar meski belum waktunya. Menurut pengacara akar masalahnya adalah karyawan yang tidak menyelesaikan masa probation sesuai perjanjian awal.
Pengacara mengakui memang tidak ada kontrak kerja tertulis, “Bener. (Adanya) kontrak kerja secara lisan. Jadi waktu November mereka masuk, dua minggu setelah itu sudah persiapan ke Dubai, umroh dan sebagainya. Jadi waktu itu belum disiapkan kontrak. Setelah itu disepakati (beberapa hal) mengenai gaji. Kesepakatan ini berdasarkan kesepakatan lisan yang semua terdata dalam suatu chatting.”
4. Bantah Gunakan Buzzer
Hastag ‘Fakta Tasyi’ sempat jadi trending topic Twitter beberapa minggu lalu. Netizen pun curiga Tasyi dan suami membayar buzzer untuk menaikkan citra baik di hadapan publik.
“Kita tidak pernah membayar siapapun atau menggunakan buzzer sesuai di pemberitaan dengan harga Rp17 juta,” tegas Syech Zaki.
5. Alasan Gaji Karyawan Kecil
Masalah yang juga menyita perhatian adalah soal gaji karyawan yang dinilai terlalu kecil untuk level Tasyi. Bahkan dari informasi yang beredar beberapa orang mendapat gaji di bawah UMR Jakarta. Syech Zaki pun memberikan penjelasan mengenai tingkat gaji yang dinilai tidak sesuai aturan.
“Karyawan ada yang namanya PKL ada namanya probation.Tahap orang kerja itu pertama kali itu nyari gaji atau experience? Kalau kamu fresh graduate, gak punya pengalaman kamu cari experience. Kalau kamu sudah pengalaman baru nyari gaji. Di kita itu ada namanya probation. Dan semua yang kita hire itu bukan orang yang (berpengalaman),” Syech Zaki menjelaskan.
Menurut Zaki, bagi mereka yang masih berada di masa probation akan dapat gaji 60% dari UMR. Setelah masa magang terlewati, maka gaji akan tergantung level kemampuan, bisa dua kali lipat hingga tiga kali lipat UMR. Dari ceritanya bahkan ada pegawai lama yang punya gaji hingga 3 digit.
Saat ditunjukan foto diduga orang-orang suruhan yang mengintai rumah eks karyawan, Syech Zaki maupun pengacara tidak memberikan jawaban apa pun. Sementara itu Tasyi Athasyia tidak hadir di preskon dan hanya memberikan sedikit update via story Instagram.
Baca juga: Tasyi Athasyia Minta Maaf Usai Dituding Tak Bayar Karyawan