5 Hal Tak Terduga Comeback aespa, Lagu Next Level Remake OST Film

@aespapicss_/Twitter
Aespa OT4
Penulis: Yasmin Karnita
17/5/2021, 19.48 WIB

ZIGI – aespa, girlband terbaru SM Entertainment akhirnya resmi melakukan comeback dengan merilis video klip sekaligus lagu Next Level pada Senin, 17 Mei 2021. Ini menjadi kali ketiga bagi Karina, Giselle, Winter dan Ningning menyapa para penggemar lewat karya terbaru.

Di balik lagu Next Level, ternyata menyimpan banyak fakta menarik. Termasuk lagu ini merupakan remake dari soundtrack (OST) dari film Fast & Furious Presents: Hobbs & Shaw (2019). 

Bagi yang belum familiar dengan konsep grup aespa, pasti juga akan kebingungan saat membaca lirik lagu yang dipenuhi banyak istilah. Kali ini, tim Zigi.id akan mengupas tuntas soal lagu Next Level milik aespa lewat ulasan berikut. Yuk baca!

Lagu Next Level, Remake dari OST Film Fast & Furious Presents: Hobbs & Shaw (2019)

Terungkap bahwa lagu Next Level ternyata merupakan remake dari soundtrack (OST) film Fast & Furious Presents: Hobbs & Shaw yang ditayangkan tahun 2019 silam. Lagu comeback aespa ini sudah diarasemen ulang oleh sang pendiri SM Entertainment, Lee Soo Man, dengan bantuan produser Yoo Young Jin.

Lagu Next Level milik aespa berbeda dari OST film Fast & Furious Presents: Hobbs & Shaw karena menyuguhkan genre hip hop di dalamnya. Para penggemar juga bisa mendengar cukup banyak penggalan lirik rap yang dinyanyikan oleh Karina, Giselle, dan Ningning. 

Lirik lagunya sendiri menceritakan tentang perjalanan aespa ke sebuah tempat bernama Kwangya dengan tujuan untuk menaklukan Black Mamba. Black Mamba, yang merupakan judul lagu debut aespa, merupakan makhluk yang kerap menganggu hubungan antara para member aespa dengan æ aespa (avatar aespa). Dia disebut bisa menyebabkan dunia kacau.

Istilah dalam Lirik Lagu Next Level Milik aespa

Seperti diketahui, aespa merupakan girlband pertama SM Entertainment yang menggabungkan konsep dunia nyata dan virtual. Setiap member asli aespa diceritakan memiliki avatar atau biasa disebut æ aespa.

Selain itu, aespa juga memiliki ‘dunianya sendiri’ bernama aespa Universe, yang termasuk dalam SM Culture Universe (SMCU). Di sinilah, muncul berbagai istilah, yang ternyata banyak dimasukkan dalam lirik lagu Next Level.

Pertama adalah istilah FLAT, yang berarti dunia digital di mana æ milik setiap member aespa tinggal. Lalu ada KWANGYA, dunia digital di luar FLAT yang tidak memiliki aturan dan bentuk yang jelas. 

Kemudian Naevis adalah portal yang menghubungkan antara FLAT dan KWANGYA. O.S atau kependekan dari P.O.S (Port of Soul) merupakan portal yang menghubungkan FLAT dengan dunia nyata. Karena adanya P.O.S, setiap member aespa yang berada di dunia nyata, bisa berhubungan dengan æ masing-masing.

Lalu ada REKALL, istilah yang merujuk pada saat æ menyeberang dari FLAT lalu memasuki dunia nyata. SYNK adalah tindakan para member aespa menghubungkan diri dengan ae masing-masing, mulai dari berbagi rahasia, pikiran, dan emosi.

Ketika aespa dan æ-aespa SYNK satu sama lain, mereka menjadi MY yang berarti teman paling berharga. Kebetulan, MY sendiri merupakan nama fandom untuk aespa. Dan terakhir adalah Black Mamba yang merupakan makhluk jahat yang berkeliaran di KWANGYA. Black Mamba dikisahkan mengganggu SYNK di antara aespa dan æ-aespa.

 

Pengakuan Karina Menjalani Masa Training untuk Konsep aespa

Dalam acara konferensi pers lagu Next Level yang digelar hari ini, Senin, 17 Mei 2021, Karina secara terang-terangan mengungkap bahwa dia menjalani training khusus agar bisa memahami keseluruhan konsep aespa. 

“Kami sudah lama mendapat pelatihan untuk ini. Kami harus memahami konsep untuk mempromosikannya sehingga kami mendidik diri kami sendiri tentang alur cerita aespa seolah-olah kami sedang mengambil kelas. Kami masih terus mencoba memahami semuanya lebih dalam,” ungkap Karina, dikutip dari Koreaboo.

aespa Tegaskan Bahwa Mereka Merupakan Grup Beranggotakan 8 Member

Sama seperti sebagian besar orang yang masih kebingungan dengan rumitnya aespa Universe, Karina berharap penggemar bisa bersama-sama memahaminya. Lalu, idol kelahiran 2000 tersebut juga menegaskan bahwa aespa merupakan grup beranggotakan delapan member. Di mana keempat æ-aespa (avatar aespa) harus diikutsertakan.

“æ dan aespa membuka kekuatan dan memasuki dunia nyata. Kami menghabiskan waktu bersama selama momen-momen itu. Mereka dibuat berdasarkan data kami sehingga kami dapat saling memahami dengan baik meskipun kami tidak bekerja sama. Kami adalah grup wanita beranggotakan delapan orang,” ujarnya.

aespa Siap Rilis Full Album Perdana

Terakhir, aespa juga perdana mengumumkan bahwa mereka akan segera merilis full album (album penuh) sejak debut. Selama ini, aespa memang lebih sering meluncurkan single digital mulai dari lagu Black Mamba, Forever, dan terbaru, Next Level.

“Kalian akan segera bisa mendapatkannya (album baru). Kami sedang bekerja keras untuk menyapa penggemar kami dengan daftar lagu yang kaya, jadi mohon tunggu sebentar lagi,” ungkap Ningning.

Dengan demikian, aespa siap melakukan comeback dengan mempromosikan lagu Next Level di berbagai program musik terhitung dari pekan ini. Resmi debut pada 17 November 2020 silam, Karina, Giselle, Winter, dan Ningning akan kembali menyapa para penggemar.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.