ZIGI – Beberapa fansite BTS yang berasal dari Korea Selatan mengeluhkan tentang sikap intimidasi dan pelecehan yang mereka dapatkan selama konser Permission To Dance On Stage di Los Angeles, Amerika Serikat. 

Sebagai informasi, fansite merupakan penggemar yang seringkali mengikuti jadwal artis sekaligus membagikan hasil foto mereka kepada publik melalui media sosial. Biasanya, fansite selalu membawa kamera profesional ketika menghadiri jadwal idol bersangkutan. 

Karena Permission To Dance On Stage menjadi konser offline pertama yang digelar BTS setelah dua tahun, banyak fansite master dari Korea Selatan bertandang ke Los Angeles untuk menonton secara langsung, Seperti apakah intimidasi yang didapatkan oleh fansite BTS? Simak artikelnya di bawah ini!

Baca Juga: Ngaku Pacar J-Hope, Ayu Ting Ting dan Bilqis Nonton Konser BTS di LA

Fansite BTS Keluhkan Perlakukan Intimidasi Saat Permission To Dance On Stage di LA

Fansite BTS asal Korea Selatan membagikan pengalamannya di media sosial selama menonton konser Permission To Dance On Stage di LA. Mereka memohon kepada penggemar internasional BTS untuk berhenti melakukan serangan fisik saat di konser.

Lalu, fansite juga mengutarakan bahwa selama konser berlangsung, banyak penggemar lokal saling berbisik ketika melihat orang seperti orang Korea Selatan, Jepang atau China. Ini juga menjurus kepada perilaku diskriminasi. Selain itu, tersebar rumor negatif tentang fansite BTS di kalangan ARMY (sebutan nama fandom untuk BTS).

Pasalnya, para fansite dituduh mengambil gambar atau video BTS untuk kepentingan mereka sendiri.

“Jika kami mengambil keuntungan untuk kita sendiri seperti yang dikatakan penggemar lokal, mengapa kita mempertaruhkan hidup dengan membeli tiket konser lebih dari 500.000 won (Rp 6,1 juta)? Jika kami melihat BTS sebagai alat untuk mendapatkan uang, maka kami tidak akan datang ke jadwal ini,” ujar salah satu fansite BTS, seperti dilansir dari Allkpop pada Jumat, 3 November 2021.

Melihat keluhan fansite BTS, banyak ARMY asal Korea Selatan ikut mengekspresikan kemarahannya di media sosial. Penggemar juga mengucapkan terima kasih kepada fansite BTS karena sudah membagikan foto idol berkualitas tinggi secara cuma-cuma. 

 

HYBE Label Larang Perekaman Selama Konser Permission To Dance On Stage di LA

Pada Rabu, 1 Desember 2021, HYBE merilis peringatan bagi yang melakukan perekaman secara ilegal di Weverse. Setengah dari konser Permission To Dance On Stage di LA berlangsung kala itu, pihak HYBE melihat banyak penonton yang merekam secara online dengan kualitas HD.

“Selama konser untuk BTS Permission To Dance on Stage di LA, telah terjadi tindakan yang melanggar hak potret dan hak cipta artis. Semua tindakan yang melanggar BigHit Music dan hak potret artis serta hak cipta lainnya dilarang, termasuk foto dan video, rekaman suara dan streaming langsung. Selain ponsel, perangkat syuting atau perangkat lainnya tidak diperbolehkan di lokasi,” ujar HYBE.

HYBE akan bertindak lebih tegas perihal menjaga potret dan hak cipta artis di masa depan. Larangan tersebut menuai banyak komentar dari penggemar karena tidak bisa mengambil gambar dan video untuk idola mereka.

Sementara itu, kini BTS tengah menggelar konser Permission To Dance On Stage di LA hari terakhir pada Kamis, 2 Desember 2021 waktu setempat. Terbaru, fansite master BTS asal Korea Selatan mengeluhkan sikap penggemar lokal selama menonton konser terhadap mereka. 

Baca Juga: BTS Batal Hadiri MAMA 2021 Dampak Penyebaran Covid-19 Omricon

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.