ZIGI – Beberapa dari kamu mungkin pernah mendengar tentang deposito. Ya, deposito merupakan salah satu produk simpanan yang disediakan perbankan untuk nasabahnya selain tabungan. Walaupun sama-sama simpanan, deposito dan tabungan bukan produk yang sama loh.

Dilansir Zigi.id dari Investopedia, Selasa, 18 Mei 2021, deposito adalah transaksi yang melibatkan transfer uang ke pihak lain untuk diamankan. Bedanya, kalau tabungan bisa ditarik sesuka hati, tapi deposito ditanam lebih dulu di bank dan ada jangka waktu tertentu untuk mencairkannya.

Deposito juga bentuk produk investasi dari bank tapi dengan resiko yang tidak tinggi karena deposito juga masuk dalam jaminan LPS (Lembaga Penjamin Simpanan). Lalu bagaimana cara membuka deposito dan apa kelebihan serta kekurangannya? Simak sampai habis ya artikel ini!

Kelebihan Deposito

Dirangkum Zigi.id pada Selasa, 18 Mei 2021, ada beberapa kelebihan dari deposito yang sempat dibahas di YouTube Berke Finance. Mulai dari return-nya yang jelas, dijamin negara serta mudah. Berikut penjelasannya.

1. Return-nya Jelas

Ketika kita memasukkan deposito, bunganya sudah ditentukan di awal. Misalnya dijanjikan bunga 6 persen, maka yang kamu dapatkan juga 6 persen dan tidak bisa kurang. Sehingga kamu tidak perlu khawatir resiko investasi kamu akan minus.

2. Dijamin Negara

Deposito kamu pun sudah dijamin oleh negara melalui Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Artinya, kalau bank tempat kamu menaruh deposito tutup atau bangkrut, deposito kamu akan tetap aman.

3. Mudah Didapatkan

Pembelian deposito sangat mudah. Saat ini, kamu pasti sudah memiliki rekening bank dan ATM kan? Itu berarti kamu sudah punya akses untuk membuka deposito.

Kekurangan Deposito

Tapi di sisi lain, ada beberapa kekurangan dari deposito. Diantaranya keuntungan yang kecil hingga potongan pajak yang cukup besar.

1. Keuntungan Relatif Kecil

Keuntungan dari deposito terbilang kecil kalau dibandingkan dengan produk investasi lain. Ini karena resikonya yang memang kecil, maka return-nya juga kecil.

2. Bisa Kalah dengan Inflasi

Deposito juga sering dikatakan kalah dengan inflasi. Hal ini bisa benar dan juga bisa salah. Karena inflasi di Indonesia di tahun 2019 saja sekitar 3 persen, dan di 2019 deposito masih bisa mendapat keuntungan 4 sampai 6 persen. Berarti, bunga deposito masih mengalahkan inflasi.

3. Uang Ditahan

Adanya jangka waktu juga merupakan kelemahan deposito. Deposito tidak bisa dicairkan semau kita. Harus menunggu sampai jatuh tempo terlebih dahulu di rentang waktu 1 bulan hingga 24 bulan. Jadi kalau kamu butuh uang mendadak, tidak bisa diambil dari deposito.

4. Ada Pajak

Pajaknya juga termasuk tinggi yakni 20 persen dari bunga. Lumayan jauh perbedaannya dari investasi saham dan reksadana yang keuntungannya tidak dikenakan pajak.

Jadi dari kelebihan dan kekurangannya yang dibahas, deposito sebenarnya masih menguntungkan dan cocok untuk orang-orang yang ingin invetasi tapi tidak mau resiko. Sehingga mereka tidak akan stres melihat investasinya minus seperti di saham atau reksadana.

Cara Membuka Deposito di Bank

Cara membuka deposito di bank pun terbilang mudah. Kamu bisa datang ke kantor bank cabang terdekat dan mengisi formulir serta menunjukkan identitas asli. Kemudian melakukan setoran untuk pembukaan rekening deposito.

Tapi selain itu, pembukaan deposito juga sudah bisa dilakukan melalui online. Berikut ini cara membuka deposito di aplikasi Jenius  yang ada di handphone kamu.

1. Masuk ke aplikasi Jenius
2. Klik menu Save It
3. Pilih Maxi Saver lalu klik Buat Deposito Baru
4. Masukkan nominal yang kamu ingin deposito kan dari tabungan Jenius kamu. Di Jenius, minimal deposito Rp10 juta
5. Pilih jangka waktu yang diinginkan untuk mencairkan dana

6. Berikutnya kamu pilih apa yang akan dilakukan jika sudah jatuh tempo. Ada 3 pilihan yakni:
- Perpanjang pokok yang artinya deposito kamu akan diperpanjang otomatis modalnya saja tapi bunganya masuk ke dalam rekening tabungan
- Perpanjang pokok dan bunga yakni berarti modal dan bunga yang kamu dapatkan akan masuk ke dalam deposito lagi
- Kembalikan ke Saldo Aktif yang berarti modal dan bunga dicairkan ke tabungan seluruhnya
7. Setelah selesai, klik lanjut dan konfirmasi untuk menyelesaikan pembukaan deposito

Itu tadi cara membuka deposito di bank melalui online di aplikasi. Hal ini juga bisa dilakukan di beberapa aplikasi mobile banking lainnya. Tapi dengan besaran bunga yang berbeda setiap bank-nya. Bagaimana tertarik untuk investasi deposito? Semoga informasinya bermanfaat ya!

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.