Daftar Aplikasi Diblokir Kuota Kemendikbud, PUBG hingga Netflix
ZIGI – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dipastikan bakal melanjutkan program bantuan kuota internet untuk melancarkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) di masa pandemi.
Kepastian tersebut diungkapkan oleh Menteri Pendidikan Nadiem Makarim melalui kanal YouTube Kemendikbud RI dalam menyambut semester awal Tahun Ajaran 2021/2022.
"Pada bulan September, Oktober, November 2021, kami akan menyalurkan Rp2,3 triliun untuk lanjutan bantuan kuota data internet bagi 26,8 juta siswa, mahasiswa, guru dan dosen," ujar Nadiem dikutip dari kanal YouTube Kemendikbud RI, Jumat, 6 Agustus 2021.
Meski begitu, kuota tersebut tidak bisa digunakan sembarangan karena diperuntukkan untuk kebutuhan pembelajaran. Oleh karena itu, terdapat sejumlah aplikasi yang diblokir kuota internet Kemendikbud agar bisa digunakan secara bijak. Aplikasi apa saja yang diblokir tersebut? Simak berita selengkapnya berikut ini.
Besaran Kuota Internet Kemendikbud
Melansir dari laman resmi Kemendikbud, bantuan kuota data internet untuk pembelajaran jarak jauh tersebut berbeda-beda di setiap jenjang pendidikan. Besaran bantuan yang dialokasikan bagi peserta didik PAUD adalah 7 GB/ bulan dan untuk peserta didik jenjang pendidikan dasar dan menengah adalah 10 GB/ bulan.
Sementara itu bagi para pengajar PAUD dan jenjang pendidikan dasar dan menengah akan mendapatkan bantuan kuota sebesar 12 GB/ bulan. Selanjutnya bagi mahasiswa dan dosen akan diberikan bantuan kuota sebesar 15 GB/ bulan.
Mengenai waktu penyalurannya, Nadiem membeberkan bahwa bantuan kuota internet Kemendikbud ini akan disalurkan pada tanggal 11-15 September, 11-15 Oktober, dan 11-15 November 2021, yang kemudian berlaku selama 30 hari sejak diterima.
Daftar Aplikasi Diblokir Kuota Internet Kemendikbud
Seperti yang sudah ditegaskan pemerintah, bantuan kuota internet tersebut harus digunakan untuk pembelajaran bukan untuk hal yang lain.
Oleh sebab itu, berdasarkan keterangan di situs resminya, berikut adalah daftar aplikasi yang diblokir bila memakai kuota internet Kemendikbud mulai dari sosial media, game, hingga aplikasi video.
Sosial Media:
- Badoo
- Bigolive
- Periscope
- Snackvideo
- Snapchat
- Tinder
- Tumblr
- Vive
- Vkontakte
- YY
Game:
- 8 Ball Pool
- Candy Crush
- Clash of Clans
- Clash of Kings
- Clash Royale
- Crisis Action
- Fifa Mobile Football
- Garena
- Garena AOV
- Garena Free Fire
- Growtopia
- Lineage Revolution
- Lords Mobile : Battle of the Empires
- Mobile Legends
- PUBG
- Roblox
- Steam
Aplikasi Video
- Dailymotion
- JWPlayer
- Likee
- Netflix
- QQVideo
- Tiktok
- TVUNetworks
- Viu
Bantuan Lain dari Kemendikbud
Selain memberikan bantuan kuota internet bagi seluruh civitas akademik, Kemendikbud juga akan memberikan bantuan subsidi upah dengan total anggaran sebesar Rp3,7 triliun. Bantuan ini diperuntukkan bagi 2 juta pendidik dan tenaga kependidikan non-PNS, serta 48 ribu pelaku seni budaya.
Tidak hanya itu, Kemendikbud juga siap mengucurkan dana segar dengan total anggaran sebesar Rp405 miliar untuk Rumah Sakit Pendidikan. Diharapkan, bantuan ini dapat meningkatkan kapasitas 30 rumah sakit pendidikan dan fakultas kedokteran PTN dan PTS, fasilitasi APD, reagen dan alat deteksi Covid-19 dengan RT-PCR.
Dukungan kepada relawan mahasiswa dan dosen pun juga akan diberikan Kemendikbud untuk mendukung pengendalian pandemi dengan menerjunkan 15.000 relawan mahasiswa. Program ini diupayakan melalui program Kampus Mengajar yang menerjunkan 38.706 mahasiswa, yang didampingi oleh 5.106 dosen kepada 8.351 sekolah di 34 Provinsi dengan anggaran sebesar Rp353 miliar.