ZIGI – Dewasa ini, istilah staycation terus menjadi tren di masyarakat. Khususnya kamu kalangan anak muda khususnya generasi milenial dan Z. Di tengah kondisi pandemi yang mengharuskan jaga jarak, berdiam diri di hotel bisa jadi alternatif untuk rehat sejenak dari rutinitas sehari-hari.
Lantas, sebenarnya bagaimana sih makna sesungguhnya staycation tersebut? Apa keuntungan dari staycation sehingga kamu perlu sesekali mencobanya? Berikut penjelasannya.
Apa Itu Staycation?
Dari segi Bahasa, staycation berasal dari dua kata yakni stay yang artinya tinggal, dan cation yang diambil dari kata vacation berarti liburan. Dari dua kata tersebut secara umum, staycation adalah konsep liburan yang mengharuskan orang untuk menginap sementara waktu.
Akan tetapi, berdasarkan penjelasan Cambridge Dictionary, staycation adalah liburan yang dilakukan di rumah atau di dekat rumah, daripada bepergian ke tempat lain apalagi ke luar negeri. Kemudian menurut sejumlah sumber lain mengartikan staycation sebagai liburan sederhana yang dilakukan dengan cara tinggal atau menetap di suatu tempat seperti hotel atau villa.
Bagaimana Konsep Staycation?
Karena pada dasarnya staycation adalah liburan di tempat yang tidak jauh dari rumah, aktivitas ini biasanya dilakukan karena minimnya waktu liburan dan demi menghemat budget. Dengan memanfaatkan waktu liburan untuk staycation, kamu tentu saja membuang rasa jenuh dari rutinitasmu.
Memilih lokasi penginapan untuk staycation memang harus pintar-pintar. Penginapan dengan harga promo yang dilengkapi fasilitas memadai selalu menjadi incaran. Kamu bisa mengalokasikan budget transportasi ke biaya penginapan mengingat staycation artinya dilakukan di satu tempat.
Mengutip dari Pegi Pegi, staycation awalnya lahir pada saat krisis ekonomi 2008 di Amerika Serikat. Maka dari itu, banyak rumah tangga yang terpaksa membatasi pengeluaran mereka, termasuk membatasi anggaran liburan mereka salah satunya dengan cara staycation.
Keuntungan Staycation
Seperti liburan pada umumnya, staycation jelas mempunyai banyak keuntungan dari berbagai segi mulai psikis dan ekonomi. Apa saja keuntungan staycation tersebut? Berikut uraiannya.
1. Menghindari Stress
Manfaat pertama dari staycation adalah untuk menghindari stress. Ya, pikiran yang lelah akibat pekerjaan dan lain sebagainya biasanya bisa dihilangkan jika kita liburan untuk membahagiakan diri sendiri.
Selain itu, stress akibat perjalanan jauh juga bisa dihindari mengingat staycation pada dasarnya bepergian tapi masih di tempat skala lokal. Kejadian seperti jetlag, menunggu di bandara, membawa barang yang banyak dan lelahnya berkendara jauh bisa dihindari dengan staycation.
2. Meningkatkan Ekonomi Lokal Lewat Pariwisata
Staycation yang dilakukan di dekat rumah secara tidak langsung dapat menggerakkan sektor pariwisata lokal di daerahmu terutama penginapannya. Akan lebih baik lagi jika kamu memberikan review yang baik terhadap tempatmu menginap yang bisa dilihat oleh banyak orang.
3. Mengembalikan Mood
Mood yang kacau biasanya dapat diperbaiki dengan cara staycation. Melupakan sejenak hal-hal yang menyebalkan dengan menikmati waktu dan suasana jelas bisa mendatangkan suasana baru yang lebih baik.
Jika mood kamu baik, maka bisa dipastikan energi positif yang ada dalam dirimu bisa muncul. Hal ini bermanfaat pula bagi kejernihan pikiran dan produktifitas kerja.
4. Bisa untuk Membuat Konten
Nah, di era sekarang beragam aktivitas bisa dibuat konten yang positif termasuk staycation. Kamu bisa membuat konten untuk Instagram, TikTok, YouTube dan yang lainnya misalnya dengan mendokumentasikan tempat staycation-mu.
Jika kamu berhasil membuat konten yang bagus, bukan tidak mungkin kamu mendapat keuntungan lain yakni penghasilan tambahan. Mainkan insting kreativitasmu ya guys!
Begitulah beberapa hal yang perlu kamu ketahui tentang staycation. So, tunggu apalagi, manfaatkan waktu liburanmu walau sedikit untuk mendapat keuntungan-keuntungan di atas.