Siap-siap, OS BlackBerry Tidak Akan Bisa Digunakan Per 4 Januari 2022

Pexels
OS Blackberry Berakhir 4 Januari
2/1/2022, 18.16 WIB

ZIGI – Per 4 Januari 2022, BlackBerry sudah tidak dapat digunakan lagi karena perusahaan telah menghentikan produksi perangkat. Kabar ini sebenarnya sudah direncanakan oleh pihak BlackBerry sejak 2020 lalu. 

Sementara itu, BlackBerry pernah jaya dan menguasai pasar Indonesia pada awal tahun 2000-an hingga pada 2010 lalu digantikan oleh Android. RIM, perusahaan pemilik lisensi BlackBerry sebelum TCL tetap memproduksi ponsel OS Blackberry ini meskipun telah tergeser oleh iPhone dan Android. Simak yuk artikel BlackBerry akan berhenti beroperasi di bawah ini!

Baca Juga: Daftar HP iOS dan Android yang Tidak akan Bisa Gunakan WhatsApp

OS Blackberry Tidak Dapat Bekerja Lagi Per 4 Januari 2022

Bukan pertama kalinya perusahaan yang memproduksi BlackBerry mengumumkan keterpurukan perangkatnya. Akhirnya pihak BlackBerry sudah memutuskan untuk menghentikan OS Blackberry pada 4 Januari 2022.

Semua perangkat OS BlackBerry mulai dari ponsel, tablet yang menjalankan OS BlackBerry 7.1 atau dibawah 10 sudah tidak dapat lagi digunakan untuk mengirim teks (SMS), panggilan telepon, Wi-Fi, mengakses internet hingga memanggil panggilan 911.

Jika masih menggunakan BlackBerry terutama dibawah OS BlackBerry 10, disarankan untuk mengganti dengan perangkat yang bisa diakses Android. 

Seperti yang diketahui, BlackBerry sempat bertahan sejak 2013 di tengah pasar Android dan iPhone dengan membuat OS BlackBerry 10.

 

BlackBerry dengan Sistem Android Tetap Bisa Berjalan

Meskipun OS BlackBerry sudah tidak dapat digunakan kembali per 4 Januari 2022 namun BlackBerry dengan sistem Android tetap bisa digunakan. Sementara itu, perusahaan BlackBerry berencana akan menghentikan seluruh produksi pada Agustus 2022.

Pada 2013, RIM (Research in Motion) memperbarui BlackBerry menjadi OS 10 dan berharap bisa bersaing dengan Android dan iPhone. Namun, popularitas BlackBerry OS 10 tidak dapat bertahan dan akhirnya menghentikan produksi OS BlackBerry 10.

Pada 2016, lisensi RIM akhirnya diambil alih oleh TCL dan mengembangkan BlackBerry menjadi BlackBerry KeyOne dan BlackBerry Key2 dengan memasukkan OS Android didalamnya. 

Pihak TCL juga sempat mengumumkan akan mengeluarkan seri baru namun hingga pergantian tahun, seri terbaru tersebut belum juga rilis. Akhirnya, TCL mengumumkan untuk menghentikan produksi BlackBerry pada 2020.

Setelah TCL berencana support BlackBerry, lisensi merk BlackBerry diambil alih oleh perusahaan Texas bernama OnwardMobility dan sudah berencana untuk meneruskan produksi BlackBerry pada 2020.

Bukan hanya mengembangkan dengan system Android melainkan juga dapat diakses dengan jaringan 5G. Namun, perusahaan tersebut kabarnya tidak berhasil mewujudkan ponsel BlackBerry untuk dipasarkan. 

Seperti yang diketahui, BlackBerry menjadi salah satu perangkat yang populer di Amerika. Pasalnya, BlackBerry pertama kali diciptakan bagi pengguna di perusahaan di negara tersebut dan akhirnya berkembang di perusahan-perusahaan lain di dunia. Hingga akhirnya pihak BlackBerry mengembangkan inovasi-inovasi perangkat terbaru untuk mengejar pasar.

Meskipun BlackBerry dengan system Android masih bisa digunakan, pihak BlackBerry belum bisa memastikan masa depan ponsel tersebut.

Baca Juga: 5 Cara Melihat Password WiFi yang Tersimpan di Android

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.