ZIGI – Dehidrasi merupakan kondisi tubuh yang kekurangan cairan mulai dengan gejala ringan hingga berat. Bagi kalian yang sering kekurangan cairan dapat berdampak pada kulit sampai keseimbangan tubuh hingga jatuh pingsan.

Dehidrasi bisa dialami oleh semua umur mulai dari bayi hingga orang dewasa. Meskipun gejala awal tidak berdampak buruk, namun jika dibiarkan begitu saja dapat berpengaruh pada aktivitas organ tubuh.

Berikut penjelasan gejala, sebab hingga dampak dehidrasi. Yuk simak artikelnya di bawah ini!

Baca Juga: 6 Bahaya Begadang untuk Wanita, Perlu Diwaspadai

Penjelasan Tentang Dehidrasi

Dilansir dari Mayo Clinic, dehidrasi terjadi ketika seseorang kehilangan cairan yang membuat kondisi tubuh menjadi kurang seimbang. Seperti yang diketahui, tubuh manusia sepertiga diantaranya adalah cairan.

Semua orang dapat mengalami dehidrasi tapi kondisi dehidrasi akan semakin parah untuk kalangan anak-anak dan orang yang sudah lanjut usia. Bagi orang yang lanjut usia, apabila mengalami dehidrasi akan berpengaruh pada tubuhnya sehingga membutuhkan obat maupun perawatan medis.

Meskipun dehidrasi bisa dilihat dengan gejala ringan, apabila dibiarkan akan berdampak saat usia seseorang telah berlanjut yakni sekitar 30 tahun keatas.

Bagi kalian yang masih mengalami dehidrasi sedang, sebaiknya perbaiki pola minum air yang benar. Bukan hanya berdampak pada kesehatan organ tubuh melainkan juga dapat mempengaruhi fungsi jaringan kulit.

Gejala Dehidrasi yang Umum Terjadi

Seorang dokter sekaligus Tiktokers, Farhan Zubedi sempat menjelaskan tentang alasan seseorang merasa pusing usai bangun tidur, diantaranya adalah kekurangan air. Apa saja gejala lain saat dehidrasi? Berikut diantara gejala-gejala dehidrasi yakni:

  • Tenggorokan
  • Warna urine pekat
  • Intensitas buang air berkurang
  • Cepat lelah dan mengantuk
  • Sembelit
  • Sakit kepala
  • Kulit terasa kering
  • Bibir pecah-pecah
  • Suhu tubuh meningkat

Dampak Dehidrasi Dalam Jangka Waktu Lama

Dampak dehidrasi biasanya terlhat jika gejala-gejala yang ditimbulkan sudah tergolong berat. Apabila sudah di tahap ini, dampak serius bagi tubuh, diantaranya:

  • Kejang

Kadar elektrolit yang tidak seimbang dalam tubuh dapat menyebabkan kontraksi otot. Hal tersebut bisa memicu seseorang mengalami kejang terlebih ketika cuaca panas.

  • Keriput

Tubuh memerlukan cairan untuk berbagai kebutuhan diantaranya menjaga kelembaban kulit. Apabila kadar cairan berkurang, secara terpaksa akan mengambil cairan dalam tubuh untuk menyeimbangkan kelembaban. 

Jika demikian, kulit akan lebih cepat keriput, bukan hanya di area wajah melainkan di beberapa anggota tubuh seperti tangan maupun kaki.

  • Gangguan Ginjal

Dehidrasi yang berulang dan berkepanjangan dapat berdampak buruk pada fungsi ginjal. Pasalnya, ginjal akan bekerja keras apabila cairan dalam tubuh yang bisa memicu penyakit seperi infeksi saluran kemih hingga gagal ginjal.

  • Diabetes

Diabetes bukan hanya disebabkan oleh faktor genetik melainkan juga dapat dikarenakan oleh kurangnya cairan dalam tubuh. Pasalnya, tingginya gula dalam darah dikarenakan hilangnya cairan dalam darah dan urine.

  • Hilang Kesadaran (Pingsan)

Hilangnya kesadaran atau juga disebut pingsan juga bisa disebabkan oleh kurangnya cairan dalam tubuh. Hal tersebut dikarenakan oksigen dalam tubuh yang tidak lancar karena darah yang mengental sehingga membuat oksigen dalam otak tidak cukup dan membuat seseorang jatuh pingsan.

Cara Mengatasi Dehidrasi

Untuk mencegah dehidrasi yang parah, kalian bisa memulainya sejak sekarang. Prinsip utamanya adalah memastikan cairan dalam tubuh cukup, seimbang antara cairan yang masuk dan keluar. Berikut cara mencegah dehidrasi sebelum mengalami dampak paling parah:

  • Konsumsi air sesuai dengan kebutuhan tubuh, pasalnya tidak semua orang memiliki standar air yang sama. Kamu bisa menggunakan aplikasi air untuk menyesuaikan jadwal minum air hingga kebutuhan cairan tercukupi.
  • Konsumsi air yang lebih banyak usai melakukan aktivitas berat atau cuaca sedang panas sehingga banyak keringat yang dihasilkan.
  • Konsumsi buah-buahan serta sayuran yang banyak mengandung kadar air yang tinggi seperti semangka, papaya, tomat, timun dan lain-lain.

Apakah cairan dalam tubuhmu hari ini sudah cukup? Jika dehidrasi sampai mengganggu aktivitas sehari-hari, kalian bisa mengunjungi dokter untuk mendapatkan saran serta penanganan yang baik.

Baca Juga: 6 Tips Diet Sehat dan Cepat Menurut Pakar Nutrisi

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.