Arti Nama Baru Ibu Kota Thailand, Krung Thep Maha Nakhon

Pixabay
Thailand
Penulis: Yasmin Karnita
17/2/2022, 19.23 WIB

ZIGI – Ibu Kota Thailand, Bangkok resmi mengganti nama menjadi Krung Thep Maha Nakhon. Keputusan ini dibuat setelah disetujui oleh Kabinet Pemerintahan Thailand pada Selasa, 15 Februari 2022 lalu.

Melansir laman Bangkok Post, Kabinet Pemerintahan Thailand sebelumnya menelisik ulang rancangan pengumuman Kantor Perdana Menteri tentang nama-nama negara, wilayah, zona administratif, dan ibu kota yang diperbarui, seperti yang diusulkan oleh Kantor Royal Society (ORST). Berikut berita selengkapnya.

Baca Juga: Sejarah dan Pro-kontra Kata Nusantara Sebagai Ibu Kota Baru Indonesia

Ganti Nama Jadi Krung Thep Maha Nakhon, Bangkok Tetap Diakui

Meski Kantor Royal Society (ORST) telah mengumumkan perubahan nama Ibu Kota Thailand menjadi Krung Thep Maha Nakhon, Bangkok tetap diakui.

Nama Krung Thep Maha Nakhon belum berlaku sampai selesai diperiksa oleh komite yang bertanggung jawab atas Rancangan Undang-Undang Kabinet juga meminta panel mempertimbangkan tambahan pengamatan dari Kementerian Luar Negeri.

Dalam pengumuman dari ORST, Krung Thep Maha Nakhon akan menjadi nama resmi Ibu Kota Thailand. Namun, nama Bangkok akan dimasukkan dalam tanda kurung.

ORST juga memperbarui ejaan resmi untuk negara lain. Mencakup Roma dan Roma untuk ibu kota Italia, perubahan ibu kota Myanmar dari Yangon menjadi Nay Pyi Taw, dan perubahan Kerajaan Nepal menjadi Republik Demokratik Federal Nepal.

Nama Bangkok Telah Digunakan Sejak 2001

Sebagai informasi, Bangkok telah digunakan secara resmi sebagai nama Ibu Kota Thailand sejak November 2001 di bawah pengumuman Kantor Royal Society.

 

Nama tersebut berasal dari daerah lama Bangkok, yang sekarang menjadi bagian dari wilayah metropolitan ibu kota yang lebih besar yakni distrik Bangkok Noi dan Bangkok Yai. Secara historis, nama Bangkok lebih umum digunakan terlebih lagi oleh warga asing.

Lantas pergantian nama Ibu Kota Thailand dari Bangkok ke Krung Thep Maha Nakhon dan Bangkok sempat menuai kritik publik. Namun Ratchda Dhanadirek selaku wakil juru bicara pemerintah Thailand, menegaskan bahwa tidak ada yang berubah dari penamaan Ibu Kota Thailand.

Hanya saja Krung Thep Maha Nakhon akan digunakan sebagai nama resmi. Sedangkan Bangkok masih akan diakui namun harus menggunakan tanda kurung.

Arti Nama Krung Thep Maha Nakhon

Makna Krung Thep Maha Nakhon sebenarnya cukup kompleks. Krung Thep sendiri dapat diartikan sebagai City of Angels atau Kota Malaikat.

Krung Thep merupakan kependekan dari sebuah upacara bernama Krung Thep Mahanakhon Amon Rattanakosin Mahinthara Ayuthaya Mahadilok Phop Noppharat Ratchathani Burirom Udomratchaniwet Mahasathan Amon Piman Awatan Sathit Sakkathattiya Witsanukam Prasit.

Dalam romanisasi bahasa Inggris resmi, itu telah disertifikasi sebagai nama tempat terpanjang di dunia menurut Guinness World Records. Versi lain, Krung Thep Maha Nakhon cukup umum dipakai untuk dokumen resmi, plat nomor mobil dan sejenisnya di Thailand.

Secara detail, Krung Thep Maha Nakhon berarti ‘Kota malaikat, kota besar, kediaman Buddha Zamrud, kota (Ayutthaya) yang tak tertembus Dewa Indra, ibu kota agung dunia yang diberkahi dengan sembilan permata berharga, kota bahagia, penuh dengan Istana Kerajaan yang sangat besar yang menyerupai tempat tinggal surgawi di mana memerintah dewa reinkarnasi, sebuah kota yang diberikan oleh Indra dan dibangun oleh Wisnukarn’, seperti dilansir dari laman Into Asia pada Kamis, 17 Februari 2022.

Dengan demikian, Bangkok adalah nama Ibu Kota Thailand yang biasa dikenal warga negara asing. Sedangkan Krung Thep Maha Nakhon akan digunakan sebagai nama resmi Ibu Kota Thailand jika pemeriksaan Rancangan Undang-Undang telah rampung.

Baca Juga: Profil dan Biodata Junji Janjira: Keturunan, Asal, Pacar Mario Maurer

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.