ZIGI – Facebook akan menutup fitur Live Shoping pada 1 Oktober 2022. Hal itu dikarenakan tidak banyak pengguna yang mengetahui fitur tersebut untuk belanja secara online.
Meta selaku perusahaan induk Facebook akan menyarankan penjual untuk memamerkan produknya melalui Reels yang sudah dirilis sejak satu tahun yang lalu. Simak ulasan selengkapnya di bawah ini!
Baca Juga: Meta Terancam Harus Cabut Facebook dan Instagram dari Eropa
Facebook Tutup Fitur Live Shopping
Bagi penjual, memanfaatkan media sosial untuk menawarkan produknya adalah jalan yang banyak dipilih, salah satunya lewat Facebook. Media sosial yang didirikan oleh Marc Zuckerberg ini telah merilis fitur marketplace guna memberikan kemudahan dalam berjualan.
Facebook merilis fitur baru untuk jual-beli tersebut bernama Live Shopping pada Mei 2021 silam. Baru bertahan satu tahun, fitur untuk bisnis ini rupanya akan dihentikan oleh Facebook pada 1 Oktober mendatang.
Dengan rilisnya Live Shooping pemilik Facebook Business ini dapat memberitahukan produknya kepada pengikutnya melalui sesi belanja langsung dan melakukan pembayaran dengan media chat Messengger.
Fitur Facebook Live Shopping ini hampir mirip dengan Live TikTok maupun Live Shopee dimana para penjual menawarkan produknya dan pembeli dapat langsung check out produk yang diinginkan pada waktu siaran.
Fokus dengan Fitur Reels
Mengikuti Instagram, Facebook juga menghadirkan Reels di platformnya untuk membagikan momen berharga dalam bentuk video dengan durasi yang cukup panjang. Rupanya media sosial yang berdiri pada 2004 ini akan mengganti fitur Live Shopping dan lebih fokus ke Reels.
“Sebab perilaku menonton konsumen beralih ke video pendek, kami mengalihkan fokus kami ke Reels di Facebook dan Instagram,” tulis Meta dalam postingannya dilansir dari Engadget pada Jumat, 5 Agustus 2022.
Oleh sebab itu, Meta menyarankan untuk para pelaku bisnis Facebook untuk beralih ke iklan Reels. Pasalnya pendapatan perusahaan mencapai US$ 1 miliar (Rp 14,9 triliun) berkat video Reels. Di sisi lain, Meta tengah bersaing dengan TikTok yang menawarkan video pendek.
Sayangnya video pendek Reels untuk salah satu media sosial Meta yakni Instagram sempat mendapatkan respon negatif dari sejumlah pengguna termasuk Kylie Jenner dan Kim Kardashian. Oleh sebab itu, Instagram dan Facebook menekankan iklan in-feed.
Marc Zuckerberg juga menekankan pengguna untuk menggunakan Reels baik untuk unggahan pribadi maupun bisnis. Melihat data yang sudah diterapkan pada Instagram, pengguna menghabiskan waktunya sekitar 20 persen untuk melihat Reels.
Facebook akan menutup fitur Live Shopping pda 1 Oktober 2022 mendatang dan fokus menggunakan Reels karena pengguna banyak menghabiskan waktu di fitur video pendek tersebut.
Baca Juga: Kylie Jenner Kecewa Fitur Reels Mirip TikTok, Pihak Instagram Bereaksi