ZIGI – Buku Nostradamus ramai menjadi perbincangan di media sosial setelah penobatan Raja Charles III sepeninggal Ratu Elizabeth II. Sementara buku ini berisikan ramalan-ramalan dari seorang peramal dan dokter asal Perancis di masa Renaisans.

Belum lama ini, seorang pengguna TikTok membeli buku ini dan menunjukkan ramalan dalam buku tersebut yakni akan ada peperangan diantara Indonesia dan Australia. Berikut fakta-fakta Nastradamus? Yuk simak ulasan selengkapnya di bawah ini!

Baca Juga: Tayangan The Simpons Diduga Ramal Konflik Rusia dan Ukraina

1. Tentang Nostradamus

Nostradamus merupakan seorang peramal dan dokter yang lahir dengan nama Michael de Nostradame pada 14 atau 21 Desember 1503 di Prancis Selatan. Ia dikenal sebagai sosok yang cerdas bahkan ia sudah mengusai banyak bahasia saat usianya masih remaja.

Di usianya 14 tahun, Nostradame sudah duduk di bangku kuliah di Universitas Avignon untuk belajar kedokteran. Pada tahun 1522, Nostradame masuk ke Universitas Montpeller untuk menyelesaikan gelar doktor dalam bidang kedokteran.

Melansir dari History, Nostradame akhirnya melakukan perjalanan ke seluruh daerah di Prancis dan Italia untuk merawat korban yang terkena wabah. Sebab ilmu pengetahuan tentang kesehatan sangat sedikit, para dokter umumnya mengobati pasien dari ramuan dari merkuri hingga membalut pasien dengan bawang putih.

Nostradamus menikah pada 1531, beberapa tahun kemudian dikaruniai dua orang anak. Sayangnya pada tahun 1534, istri dan kedua anaknya meninggal dunia diduga terserang wabah. Kala itu, Nostradame tengah melakukan perjalanan misi medis di Italia.

2. Buku Nostradamus

Sebelum menerbitkan Nostradamus: The Prophecies, Nostradamus mengalami perubahan psikis dan mengubah haluan menjadi seorang peramal setelah kepergian istri dan kedua anaknya. Mengawali ramalannya pada 1550, Nostradamus mulai menulis almanac tentang informasi dan prediksi masa depan.

Nostradamus mulai fokus terhadap ramalannya pada 1554 dimana ia berusaha menulis buku sekitar 10 volume. Buku itu berisikan 100 prediksi yang akan meramalkan 2.000 tahun mendatang. Hingga akhirnya Nostradamus menerbitkan Les Prophicies atau The Prophecies pada tahun 1550.

The Prophecies kini dikenal dengan Nostradamus: The Complete Prophecies for the Future yang bisa dibeli secara bebas di toko buku.

3. Pro-Kontra Nostradamus

 

Melansir dari History, kemunculan buku Nostradamus, sejumlah orang mengira bahwa penulisnya adalah pelayan iblis dan mengatakan apa yang diramalkan adalah kebohongan serta menganggap Nostradamus adalah orang gila.

Meskipun banyak orang mengira Nostradamus adalah orang gila, namun banyak orang juga percaya bahwa ramalannya berdasarkan wahyu yang diilhami secara rohani. 

4. Nostradamus Dimanfaatkan untuk Propaganda Perang Dunia II

Ramalan Nostradamus juga dimanfaatkan untuk membuat propaganda selama perang Dunia II. Pada 1939, Jerman menginvasi Polandia dimana istri Menteri Propaganda Hitler, Magda Goebbels menemukan sebuah isi dalam buku Mysterian Von Sonne un Seele yang meyakini akan ada krisis di Inggris dan Polandia.

Suami Magda Goebbels akhirnya berinisiatif untuk membuat selebaran bahwa Nostradamus sudah meramalkan kemenangan Nazi. Melihat selebaran yang dilancarkan Jerman, Sekutu membalas dendam dengan melakukan hal yang sama.

5. Isi Ramalan Buku Nostradamus

Buku Nostradamus sudah populer dikalangan masyarakat Eropa sejak abad Renaissance. Bahkan banyak orang mengacu dengan ramalan Nostradamus. Ada beberapa ramalan masa depan yang sudah diramalkan Nostradamus diantaranya:

  • Kematian tragis Raja Prancis, Henry II. Dalam ramalan ini, Nostradamus menyebutkan Singa Muda akan mengalahkan Singa Tua, sedangkan saat itu Raja Henry mengadakan pertandingan melawan pemuda dua tahun lebih muda darinya. Dia meninggal akibat infeksi setelah 10 hari kritis akibat tombak menghunus matanya.
  • Kebakaran di London. Ramalan Nostradamus dikaitkan dengan tragedi kebakaran besar pada 2 September 1666. Dalam bait ramalannya disebutkan ‘Several of the same sect will be killed’ kalimat same sect diduga adalah dari kalangan Katolik dan Belanda. Namun ramalan ini dianggap lemah karena kebakaran disebabkan oleh percikan api di toko roti Thomas Farriner di Pudding Lane.
  • Loius Pasteur. Dalam bait ramalan tersebut terdapat kalimat ‘Pastor will be celebratedalmost as a God-like figure’. Ramalan ini diduga merujuk pada Pastur Louis yang berhasil menemukan cara mencegah pembusukan menggunakan pasteurisasi. Pastur Loius juga menemukan vaksin rabies yang sudah menyelamatkan jutaan nyawa.
  • Prediksi Indonesia-Autralia perang. Dalam ramalan Nostradamus, Autralia dikatakan akan menyerang negara yang ada pelabuhan, jembatan dan tugu peringatan. Seorang pengguna TikTok, @illyasmmd_ langsung mempertegas bahwa itu adalah Indonesia, lebih tepatnya di Surabaya. Dalam ramalan tersebut, Indonesia-Australia akan mengalami konflik besar-besaran pada 2037.

Masih banyak ramalan yang terdapat dalam buku Nostradamus yang viral di media sosial baru-baru ini. Buku ini hanya prediksi tanpa adanya penelitian secara ilmiah. Jadi, sebaiknya tidak mempercayai begitu saja ramalan-ramalan di dalam buku tersebut sebelum ada bukti ilmiahnya ya guys!

Baca Juga: 3 Persamaan Rara Pawang Hujan dan Mbak You, Penganut Kejawen

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.