ZIGI – Gerald Jerry Lawson menjadi sosok di balik Google Doodle hari ini, 1 Desember 2022. Google membuat gim interaktif di doodle hari ini sebagai bentuk penghargaan kepada Jerry Lawson yang menciptakan gim di tahun 1970-an.

Jerry Lawson menjadi orang kulit hitam pertama yang mengkontribusikan gim arcade. Lantas siapa sebenarnya Gerald Jerry Lawson? Yuk simak ulasannya di bawah ini!

Baca Juga: Sejarah dan Makna Mangkuk Ayam Jago yang Jadi Google Doodle Hari Ini

1. Jadi Developer Kulit Hitam Kembangkan Gim

Gerald Jerry Lawson sebagai orang kulit hitam yang berhasil mengembangkan gim konsol sementara masih sedikit orang berkulit hitam yang bekerja di bidang itu. Jerry Lawson sendiri lahir di Brooklyn, New York City pada 1 Desember 1940.

Jerry Lawson sudah menggeluti dunia teknologi sejak usianya masih remaja. Di usia 13 tahun, Lawson telah mendapat lisensi untuk radio ham amatir kemudian membangun stasiun radionya sendiri di rumah dengan suku cadang yang didapatkan di toko elektronik dekat rumah.

2. Mulai untuk Kembangkan Gim

Pada tahun 1970, Jerry Lawson bergabung dengan Fairchild Semiconductor di San Fransisco. Kala itu, Jerry menjadi salah satu dari sedikit orang berkulit hitam yang menjadi insinyur di bidang tersebut. 

Dalam beberapa tahun di Fairchild, Jerry Lawson menjadi Kepala Insinyur Perangkat Keras dan Direktur Teknik dan Pemasaran untuk divisi gim. Kemudian ia mengembangkan Fairchild Channel F yakni sebuah gim konsol yang dirilis pada 1976.

“Seluruh alasan saya melakukan permainan adalah karena orang berkata, 'Kamu tidak bisa melakukannya’,” ujar Jerry Lawson dilansir dari Mercury News pada Kamis, 1 Desember 2022.

Sayangnya, Fairchild Channel F kala itu dikalahkan oleh cartridge Atari 2600 yang dirilis 1977. Kendati demikian, Jerry Lawson menjadi orang pertama yang berhasil membuat gim konsol.

 

3. Perjalanan Karier Jerry Lawson

Setelah kariernya di Fairchild Semiconductor, Jerry Lawson akhirnya pindah ke Videosoft di mana perusahaan itu membuat perangkat lunak untuk Atari 2600 pada tahun 1980. Sayangnya, Videosoft akhirnya ditutup lima tahun kemudian.

Setelah Videosoft tutup, Jerry Lawson memutuskan memulai kariernya sebagai konsultan. Kala itu, ia mengembangkan jam tangan canggih di mana jam itu akan membangunkan anak-anak dengan suara orang tua. Kala itu, Jerry Lawson bekerja sama dengan penyanyi Stevie Wonder. Sayangnya, proyek yang dikembangkannya ini tidak pernah diproduksi.

4. Penghargaan untuk Jerry Lawson

40 tahun setelah terbentuknya Fairchild Channel F, Jerry Lawson baru diakui sebagai pionir dalam menciptakan gim dan menerima penghargaan oleh International Game Developers Association (IGDA) pada 2011.

Kemudian, Lawson kembali menerima penghargaan ID@ XBOX Gaming Heroes di Festival Game Independen ke-21 pada 2019. Kemudian, Lawson masuk dalam film dokumenter Freedom Riders of the Cutting Edge yang dibuat oleh Templeton yakni mantan Editor Jurnal Bisnis San Jose (1987-1989)

“Saya hanya berkata kepadanya, 'Ya, Anda tahu orang yang membuat konsol video game pertama berkulit hitam.' Dia benar-benar berhenti di jalurnya,” ujar Templeton kepada Jerry Lawson dilansir dari USA Today.

5. Penyakit hingga Meninggal

Jerry Lawson pertama kali menderita diabetes pada tahun 2003. Sebab penyakitnya ini, Lawson harus kehilangan fungsi dari salah satu kakinya. Bukan hanya itu saja, Lawson juga kehilangan penglihatan pada salah satu matanya.

Berjuang melawan diabetes selama 8 tahun, Lawson mengembuskan napas terakhir pada April 2011 dan meninggalkan istri dan dua orang anak. Meninggalnya Lawson kala itu, satu bulan setelah menerima penghargaan dari IGDA.

Nah, di atas sederet fakta menarik tentang sosok Gerald Jerry Lawson, pionir gim konsol yang menjadi tokoh di Google Doodle hari ini, 1 Desember 2022.

Baca Juga: Google Doodle Hari Bumi 2022 Perlihatkan Kengerian Perubahan Iklim

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.