Vaksinasi Covid-19 Turunkan Potensi Kematian

Data menunjukkan, vaksinasi Covid-19 dosis kedua menurunkan potensi kasus kematian.
Image title
Oleh Fitria Nurhayati - Tim Publikasi Katadata
23 Agustus 2021, 12:36

Kabar hoaks mengenai vaksinasi Covid-19 menyebabkan kematian beredar di kalangan masyarakat. Padahal data menunjukkan, vaksinasi Covid-19 dosis kedua menurunkan potensi kasus kematian.

Berdasarkan data vaksinasi di Jakarta pada 12 Januari sampai 8 Juli 2021, dari 3,22 juta orang yang mendapatkan vaksin dosis pertama, sebanyak 15,09 ribu di antaranya terinfeksi. Dari jumlah yang terinfeksi, sebanyak 50 orang meninggal dunia atau sekitar 0,0016 persen.

Sementara itu, dari 1,95 juta orang yang menerima vaksin dosis kedua terdapat 1,89 ribu orang yang terinfeksi. Dari jumlah yang terinfeksi, sebanyak 4 orang atau setara dengan 0,0002 persen meninggal dunia. Persentase kematian akibat covid-19 setelah vaksin dosis kedua ini menurun dibanding dosis pertama.

Meski sudah divaksin, Covid-19 tetap bisa menginfeksi. Beberapa penyebabnya seperti abai dalam menjalankan protokol kesehatan, vaksinasi dosis kedua yang tidak tepat waktu, hingga terinfeksi sebelum antibodi terbentuk. Munculnya varian baru juga menyebabkan efektivitas vaksin berkurang.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.